SuaraSulsel.id - Budaya bangun sahur Koko’o di Kota Gorontalo kembali dihidupkan Ramadhan tahun ini. Koko'o adalah tradisi warga berjalan keliling kampung. Sambil memukul kentongan bambu. Agar warga bangun makan sahur.
Tradisi membangunkan orang untuk sahur di bulan puasa ini pun mendapat antusias warga Talumolo. Tahun lalu kegiatan ini dilarang.
Pantauan gopos.id -- jaringan Suara.com, warga yang tergabung dalam Toki Sahur Talumolo mulai berjalan pukul 01.45 WITA. Menyusuri Jalan di wilayah Talumolo hingga di Jalan Nani Wartabone, Kota Gorontalo.
Tradisi Koko’o hari pertama Ramadhan ini diikuti ratusan warga. Sebagian besar pesertanya adalah anak muda. Berjalan kaki sambil memukul kentongan bambu.
“Suka saja untuk gabung. Karena ramai dan sudah menjadi kebiasan kami setiap tahunnya,” ucap salah seorang peserta.
Meski diikuti ratusan warga, namun panitia Toki Sahur Talumolo selalu menekankan agar setiap warga yang ikut membangunkan sahur menerapkan protokol kesehatan. Selalu menggunakan masker.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Buruh Tani dari Kabupaten Maros Jadi Ikon Ibadah Haji Dunia
-
Kejati Kembali Periksa Eks Pj Gubernur Sulsel Kasus Korupsi Nanas
-
BREAKING NEWS: Lokasi PSEL Makassar Tetap di Tamalanrea, Purbaya: Presiden Mau Cepat!
-
Polisi Terima Bukti Foto dan Rekaman Suara Dugaan Perselingkuhan Oknum Dosen dan P3K Bone
-
Tak Kuat Gaji PPPK, Bolehkah Pemda Berhentikan Pegawai? Ini Penjelasan Resmi BKN