Scroll untuk membaca artikel
Muhammad Yunus
Senin, 12 April 2021 | 16:03 WIB
Masjid Besar Nurul Hilal Dato Tiro di Kelurahan Ekatiro, Kecamatan Bonto Tiro, Kabupaten Bulukumba, Sulsel / [KabarMakassar.com]

Basuki menambahkan memasuki bulan ramadhan kemungkinan pelaksanaan ibadah salat berjemaah di Masjid Dato Tiro hanya akan digelar untuk salat fardu saja. Sementara salat tarawih dan witir dilakukan di rumah.

Sekedar diketahui masjid ini telah mengalami lima kali renovasi sejak dibangun, yakni renovasi pertama kali dilakukan pada tahun 1625, sedangkan renovasi terakhir kali dilakukan pada tahun 1998.

Awalnya mesjid ini bernama Mesjid Hila-Hila hingga pada tahun 1997 namanya diganti menjadi Masjid Hilal Dato Tiro.

Baca Juga: Berani ! Siswa SMA Ini Edukasi Anak-anak Melawan Budaya Pernikahan Dini

Load More