Kesembilan, Perlu dipahami, bahwa, ketika bulan sabit terbit di Timur pada subuh hari, itu artinya bulan tua. Dan ketika bulan sabit sudah terbit di Barat, itu artinya sudah bulan baru. Terbitnya bulan baru di Barat, lebih sering dibawah garis horizontal atau dibawah ufuk. Bahkan terkadang sampai 10 derajat dibawah ufuk garis horinzontal. Sehingga bulan baru sangat sulit disaksikan muncul di atas ufuk Barat.
Sepuluh, Penting dipahami juga, bahwasanya, batasan terbitnya bulan di Timur di subuh hari adalah fajar Siddiq dan bukan fajar kasyib. Makanya, kita juga perlu memahami batasan fajar Siddiq dan fajar kasyib.
Sebelas, Ketika bulan terbit di Timur pada waktu fajar kasyib, maka yakinlah bahwa, bulan berjalan masih sampai ke ufuk Barat. Sedangkan ketika bulan terbit di Timur saat sudah fajar Siddiq, maka yakinlah bahwa perjalanan bulan sudah tidak sampai ke ufuk Barat. Artinya, akan terjadi pergantian bulan di jalan, bisa pagi, siang atau sore hari.
Nah, disinilah pentingnya kita memantau pasang KONDAK (puncak tertinggi) air laut sebagai tanda terakhir terjadinya pergantian bulan.
Duabelas, Ketika kita sudah mengetahui bahwa perjalanan bulan tidak lagi sampai ke Barat. Maka disinilah kemudian kita ada istilah puasa dengan niat menyambut. Artinya, kita dalam keadaan puasa, bulan Ramadhan masuk.
Termasuk juga kita ada istilah buka puasa di jalan yang biasa dilakukan di akhir Ramadhan. Karena pergantian bulan Ramadhan ke bulan Syawal sudah terjadi. Bisa pagi, siang ataupun sore hari. Jadi kita tidak lagi puasa hingga Maghrib baru berbuka puasa.
"Demikianlah, sekelumit uraian yang menjadi dasar, cara dan metodologi yang dipakai oleh Jamaah An-Nadzir dalam menghitung, mengamati dan menetapkan bulan Hijriyah. Semoga bermanfaat," ungkap Samiruddin.
"Semua kebenaran datangnya dari Allah Subhanahu Wata'ala semata. Segala kekurangan dan kekhilafan datangnya dari manusia. Termasuk penulis selaku hamba Allah yang sangat Daif," katanya.
Baca Juga: Kampung Ini Sudah 10 Tahun Lock Down, Klaim Bebas Covid-19
Berita Terkait
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- Muncul Isu Liar Soal Rully Anggi Akbar Setelah Digugat Cerai Boiyen
Pilihan
-
IHSG 'Kebakaran' di Awal Februari, Menkeu Purbaya: Ada Faktor Ketidakpastian!
-
Pupuk Indonesia Pugar Pabrik Tua, Mentan Amran Bilang Begini
-
Setiap Hari Taruhkan Nyawa, Pelajar di Lampung Timur Menyeberang Sungai Pakai Getek
-
Mundur Berjamaah, Petinggi OJK dan BEI Kalah dengan Saham Gorengan?
-
Kisah Pilu Randu Alas Tuksongo, 'Raksasa yang Harus Tumbang' 250 Tahun Menjadi Saksi
Terkini
-
Perilaku Audiens Berubah, Media Diminta Beradaptasi dengan AI dan Medsos
-
Cuaca Ekstrem Terjang Makassar, 19 Rumah dan Satu Mobil Rusak
-
Berapa Jumlah Pajak Warga Sulsel Sepanjang 2025? Ini Data Perpajakan
-
Kapan Malam Nisfu Syaban 2026? Malam Pintu Langit Dibuka
-
Tawuran Lagi! Satu Warga Tewas di Makassar