75 anak ini kini dalam pembinaan. Apalagi sekolah tempat mereka belajar sudah dinobatkan menjadi sekolah ramah anak. Setidaknya, kata Mirdan, mereka bisa lulus SMA dulu.
Mirdan mengatakan, kasus seperti ini kemungkinan tidak menimpa sekolahnya saja. Bisa jadi di sekolah lain di Makassar juga mengalami hal yang sama.
Makanya, pihak sekolah dan orang tua perlu peka. Mirdan berharap rencana sekolah tatap muka bisa menekan masalah sosial di tingkat remaja.
Apalagi bagi mereka yang masih berstatus siswa. Edukasi soal kesehatan mental juga dinilai sangat penting dilakukan pihak sekolah.
Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak juga menunjukkan data yang sama. Tren prosistusi di kalangan pelajar selama pandemi meningkat.
Kepala UPT Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Pemprov Sulsel Meysi Papayungan mengatakan, tren protistusi online di Sulawesi Selatan meningkat setahun terakhir. Tepatnya selama pandemi Covid-19.
Hingga Maret 2021, ada 45 kasus yang dilaporkan. Dominan pelaku dan korban adalah pelajar.
Menurutnya, masalah perekonomian selama pandemi dan masifnya penggunaan media sosial jadi salah satu alasan, kenapa kasus protistusi kian marak.
Apalagi remaja dinilai paling aktif bermedia sosial. Sehingga transaksi secara online juga kian masif.
Baca Juga: Telusuri Aliran Uang ke Nurdin Abdullah, KPK Periksa Anggota DPRD Makassar
Pihaknya mendapati rata-rata mereka yang terlibat adalah masyarakat yang perekonomiannya rendah. Namun, kebanyakan protistusi online sulit untuk ditindaklanjuti.
Minimnya saksi dan alat bukti, kata Meysie, kadang menyulitkan pihaknya dan kepolisian untuk mengusut kasus ini.
"Belum lagi, korban kadang malu untuk melapor,".
Kontributor : Lorensia Clara Tambing
Berita Terkait
Terpopuler
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- 4 Perbedaan Rice Cooker Keramik vs Stainless Steel untuk Memasak Nasi, Mana yang Lebih Sehat?
- 3 Sepatu Jalan untuk Lansia Paling Nyaman, Hands Free Tak Perlu Membungkuk
- Spanduk Polwan saat Adang Aksi BEMI UI Kena Rujak Netizen: Bu Polwan Salah Bawa Spanduk?
- Kulkas Sharp 2 Pintu Berapa Harganya? Ini 3 Pilihan yang Dingin dan Hemat Listrik Sesuai Review
Pilihan
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
Terkini
-
Ini Jadwal Baru Pembuangan Sampah di Kota Makassar, Wajib Diketahui Warga!
-
Ritual Berujung Petaka di Bone: ASN Ngamuk Ngaku Arung Palakka Terpaksa Diikat di Pohon
-
53 Titik Api Kepung Sulawesi Selatan, Kebakaran di Gowa hingga Enrekang
-
Deg-degan! Momen TNI AU Paksa Pesawat Asing Turun di Makassar, Ternyata Angkut Ini
-
Serentak di 131 Lokasi, BRI KKB National Expo Raih Rekor MURI