Wali Kota Makassar Danny Pomanto dan Wakil Wali Kota Makasar Fatmawati Rusdi menjawab pertanyaan wartawan di War Room Balai Kota Makassar, Rabu 24 Maret 2021 / [SuaraSulsel.id / Istimewa]
Ia mengaku heran awalnya. Sebab, penerima bantuan berkurang drastis, padahal musim pandemi. Semua daerah mengalami peningkatan angka kemiskinan.
Setelah dikroscek, ternyata ada kesalahan fatal oleh Dinsos. Kian rumit karena masalah didiamkan pejabat berwenang saat itu.
"Bisa dibayangkan, di era pandemi ini, kemiskinan bertambah. Makassar itu kalau dilihat dari data, berkurang sepertinya 35 ribu, padahal itu karena kesalahan menginput data, dan ketidakpedulian terhadap persoalan ini. Ini mengerikan, ada 35 orang biasa terima tunai langsung dan berbagai macam fasilitas, itu tidak dapat lagi tahun ini," kesalnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Banyak UMKM Mundur dari Rans Carnival Jogja, Warganet Pasang Badan Bantu Larisin
- Tak Ingin Sakiti Hati Warga Jogja, OM Wawes Pilih Batal Manggung di RANS Carnival
- Tolak Andrea Bocelli, GPCI Bakal Gelar Konser Besar Galang Dana Palestina
- Prestasi Kinclong Netty Rosdiana Siagian: Mundur dari Polri, Tak Sejalan dengan Hati Nurani
- 7 Sneakers Lokal dengan Rating Bintang 5 di Shopee yang Nyaman dan Modis
Pilihan
-
Gempa M 5,5 Guncang Laut Barat Laut Tanimbar, Getaran Terasa hingga Saumlaki
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
Terkini
-
Wapres Gibran Hadiri Peringatan 100 Tahun Injil Masuk Kalumpang
-
Proyek Stadion Sudiang Masuk Tahap Paling Krusial, Pembangunan Sudah 25 Persen
-
Unhas Latih Dosen dan Mahasiswa Gunakan AI
-
De Red Bertekad Kalahkan PSM dalam League Cup
-
Pemprov Sulsel Dukung Penguatan Literasi dan Inklusi Keuangan Syariah