SuaraSulsel.id - Dianggap membahayakan pengguna jalan, pemilik ternak yang berkeliaran di tengah kota Bulukumba akan dikenakan denda.
Jika ditemukan berkeliaran, pemilik ternak kambing bakal didenda sebesar Rp 500.000, sementara untuk ternak sapi dendanya sebesar Rp 1.000.000. Dimana pembayaran denda langsung masuk ke kas daerah.
“Pembayarannya itu langsung masuk ke kas daerah, (dibayarkan) melalui Bank BPD (Bank Sulselbar),” jelas Kepala Seksi Penegakan Peraturan Daerah Satpol PP Bulukumba, Munir, Rabu 17 Maret 2021.
Mengutip KabarMakassar.com -- jaringan Suara.com, permasalahan ternak sapi dan kambing dalam Kota Bulukumba memang sudah bertahun-tahun meresahkan warga.
Ternak sapi dan kambing kerap masuk ke dalam pekarangan rumah warga dan memakan tanaman serta mengotori jalan raya.
Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Bulukumba kembali gencar melakukan patroli ternak yang berkeliaran dalam kota.
Giat ini digelar karena ternak yang berkeliaran merusak keindahan kota. Juga membahayakan dan meresahkan pengguna jalan.
Munir mengungkapkan untuk langkah awal, pihaknya telah memberikan sanksi berupa teguran kepada pemilik ternak. Jika pada kemudian hari ternaknya masih berkeliaran, sanksi berupa denda bakal diterapkan.
“Ini sesuai dengan amanat Perda Nomor 13 tahun 2013, tentang pemeliharaan dan penertiban ternak,” kata Munir.
Baca Juga: Bikin Terenyuh, Seorang Bapak Menangis Sesenggukan Melepas Sapi Kesayangan
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Moisturizer yang Cocok untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- 4 HP Kamera 200 MP Under Rp5 Juta untuk Foto dan Video Kualitas Tinggi
- 5 Lipstik Wardah yang Tahan Lama Saat Hujan dan Tidak Mudah Luntur Saat Makan
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
Pilihan
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
Terkini
-
Ikan Melimpah Kini Jadi Sumber Cuan, Nelayan Kampung Saharey Raup Rp800 Ribu per Hari
-
Begini Cara Mobil Listrik Melejit Ingin Kuasai Pasar Indonesia
-
Kejari Stop Dugaan Jual Beli Jabatan Kepsek Rp50 Juta di Makassar, Kenapa?
-
Gubernur Sulsel Jamin Pendidikan Anak Polisi Hutan yang Tewas saat Padamkan Karhutla Toraja Utara
-
Ikan Nila Disebut Jadi Ancaman Nyata Bagi Populasi Sidat Legendaris di Danau Poso