SuaraSulsel.id - Video penangkapan sales panci yang beredar di media sosial mendapat respons netizen.
Setelah dibawa ke kantor polisi, dua sales panci tersebut terbukti tidak melakukan hipnotis. Seperti yang dituduhkan oleh warga.
Warganet mengatakan dalam proses penangkapan tersebut terjadi pelecehan. Sehingga meminta korban agar melapor balik.
Sebelumnya, sebuah video yang memperlihatkan tindakan warga menggeklandang dua sales panci ke kantor kelurahan viral di media sosial.
Aksi warga laki-laki mengapit sales yang merupakan seorang wanita di atas sepeda motor dinilai warganet sebagai bentuk pelecehan.
Dalam sebuah unggahan akun @memomedsos (9/3/2021) diperlihatkan foto dan video saat kedua sales panci itu dituduh melakukan hipnotis.
Dua sales panci itu disebut akan dibawa ke kantor kelurahan untuk diinterogasi terkait dugaan praktik hipnotis.
Dalam foto yang diunggah, mereka secara terpisah dibawa ke kantor kelurahan dengan dibonceng sepeda motor oleh beberapa orang pria.
Posisi boncengan di mana si sales diapit dua pria di depan dan belakang disebut warganet sebagai bentuk pelecehan. Ditambah lagi kedua sales tersebut dinyatakan tak terbukti melakukan tindak hipnotis.
Baca Juga: Terciduk saat Balapan, Pemuda Menangis Tersedu-sedu, Respons Warganet Kocak
Berdasarkan keterangan yang di sampaikan dalam unggahan tersebut, pihak kepolisian telah mengklarifikasi bahwa dua sales itu tak terbukti melakukan aksi hipnotis.
Salah satu warga yang merasa tertipu dengan penjualan panci merupakan awal dari tuduhan itu.
Para warganet yang melihat aksi warga menggelandang dua sales panci ke kantor kelurahan meradang. Mereka kesal dengan aksi warga yang memboncengkan si sales dengan cara seperti itu. Beberapa warganet bahkan menyebutnya sebagai tindak pelecehan.
"Kesempatan dalam kesempitan," tulis warganet dengan akun @bair_chel***.
"Mbaknya nggak ada niatan tuntut balik? UUD pelecehan, kelakuan tidak menyenangkan, ITE," tulis warganet dengan akun @oman_al***.
"Kasian banget embaknya ya Allah mungkin dia cari rezeki membantu ekonomi keluarga... malah dilecehin gitu," tulis warganet lain dengan akun @aisyahaja***.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Bedak Lokal yang Awet untuk Kondangan, Tahan Hingga Belasan Jam
- Awal Keberuntungan Baru, 4 Shio Ini Akhirnya Bebas dari Masa Sulit pada 11 Mei 2026
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- Lipstik Merek Apa yang Mengandung SPF? Ini 5 Produk untuk Atasi Bibir Hitam dan Kering
- 7 Sepatu Lari Lokal Paling Underrated 2026: Kualitasnya Dipuji Runner, Tapi Masih Jarang Dilirik
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
Viral Kandang Babi di Area Gudang Farmasi Makassar, Begini Pengakuan Pemilik
-
Mentan Amran Sulaiman Perintahkan Perbaikan Tanggul Sultra Selesai 2 Minggu
-
Peneliti UNG Temukan Rahasia Awetkan Ikan Pakai Kunyit
-
Bupati Sitaro Ditahan, Kejati Sulut Bongkar Fakta Mengejutkan Dugaan Korupsi Dana Bencana
-
Kapan Hari Raya Idul Adha 2026 Versi Pemerintah Indonesia? Ini Penjelasan Kemenag