SuaraSulsel.id - Kepala Unit Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Mattiro Sompe Pinrang, Hamdani Hasyim, mengatakan pegawai PDAM Kabupaten Pinrang tak menerima upah sejak 2015.
Sekitar 6 ribu pelanggan PDAM juga tidak pernah dilayani perusahaan. Karena perusahaan sudah tidak beroperasi.
"Karyawan tetapnya ada 50 orang, honorer sekitar 10 orang. Jadi gaji karyawan yang belum terbayar sekitar Rp 50 juta per orang. Bahkan mereka akan mempertanyakan hak dan status mereka ke Pemda dalam waktu dekat ini," ungkap Hamdani kepada KabarMakassar.com -- jaringan suara.com, Minggu 8 Maret 2021.
Hamdani menambahkan kondisi PDAM Kabupaten Pinrang saat ini mati suri. Pasalnya Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Kabupaten Pinrang itu, tidak beroperasi lagi sejak tahun 2018-2019.
"Kondisi PDAM saat ini sudah mati suri," bebernya.
Menurutnya, PDAM Pinrang yang memiliki sekitar 6.000 pelanggan ini tidak beroperasi lagi sejak 2018. Karena terdapat tunggakan listrik dan lainnya.
Sementara itu, lanjut Hamdani Hasim tunggakan pelanggan, yang belum terbayarkan ke pihak PDAM, kurang lebih sekitar Rp 3 miliar. Dimana kebanyakan pelanggan adalah pegawai negeri.
"Setahu saya tunggakan pelanggan sekitar 3 miliar. Mereka tidak bayar mungkin karena sudah tidak jalannya lagi PDAM Pinrang," pungkasnya.
Baca Juga: 14 Bulan Tak Digaji, Puluhan Karyawan PDAM Mogok Kerja
Berita Terkait
Terpopuler
- Catat Tanggalnya! Ribuan Warga Badui Bakal Turun Gunung Temui Gubernur Banten Bulan April
- 5 Rekomendasi Smartwatch yang Bisa Balas WhatsApp, Mulai Rp400 Ribuan
- 7 Sepatu Lari Tahan Air Selevel Nike Vomero 18 GTX, Kualitas Top
- Donald Trump: Pangeran MBS Kini Mencium Pantat Saya
- 5 HP Xiaomi dengan Snapdragon 8 Elite Gen 5, Terkencang di 2026!
Pilihan
-
Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
-
Petir Bikin Duel Kepulauan Solomon vs Saint Kitts and Nevis di Stadion GBK Ditunda
-
Sesaat Lagi! Ini Link Live Streaming Timnas Indonesia vs Bulgaria
-
Melihat 3 Pemain yang Bakal Jadi Senjata Utama Timnas Indonesia Hadapi Bulgaria
-
Profil Sertu Farizal Rhomadhon, Prajurit TNI asal Kulon Progo yang Gugur di Lebanon
Terkini
-
Lewat BRImo, Beli Obat Praktis dengan Dukungan Layanan Apotek dan Pengiriman Cepat
-
Desa Manemeng Tumbuh Berdaya dengan Kolaborasi Warga dan Program Desa BRILiaN
-
Lahan Sawah Anda Berubah Fungsi? Siap-siap Kena Denda Tiga Kali Lipat
-
ASN dan Kepala Desa di Sulsel Latihan Militer Jadi Tentara Cadangan
-
Pencuri di Kantor Gubernur Sulsel Ditangkap, Malah Dilepas Satpol PP ?