SuaraSulsel.id - Setelah lepas dari PSM Makassar, Ferdinand Alfred Sinaga resmi bergabung dengan Persib Bandung. Eks pemain tim nasional Indonesia ini dipastikan kembali ke Persib untuk kontrak bermain selama dua tahun.
Persib, bagi Ferdinand bukanlah klub baru. Pemain 32 tahun itu pernah membela 'Maung Bandung' saat menjuarai kompetisi Liga Super Indonesia (ISL) pada 2014 silam.
Bagi Ferdinand, kembali membela Persib seperti mimpi. Klub ini, kata dia, adalah klub impiannya sejak kecil sampai sekarang.
"Seperti mimpi mungkin ya. Tapi, inilah takdir Tuhan. Saat kita berkeinginan mungkin masih bisa gagal, tapi kalau sudah Tuhan berkehendak pasti terjadi. Pastinya saya bahagia bisa kembali membela tim impian saya waktu kecil dan sampai saat ini," kata Ferdinand, dikutip dari Antara, Minggu (07/03/2021).
Dulu, lepas dari Persib, selama tujuh tahun Ferdinand berkelana membela sejumlah klub di Indonesia. Ia bahkan pernah mencicipi kompetisi di Negeri Jiran Malaysia bersama Kelantan FA. Terakhir, sebelum kembali ke Persib, Ferdinand membela PSM Makassar.
Kembalinya Ferdinand ke Persib tak lepas dari peran pelatih Robert Alberts. Ia berterimakasih dan sebagai balasan atas kepercayaan itu, ia bertekad memberikan segala kemampuannya untuk tim.
"Saya tak bisa berjanji untuk memberikan hal dengan ekspektasi tinggi. Saya Ferdinand tetap Ferdinand seperti dulu, hanya bisa memberikan apa yang saya punya. Yang terbaik untuk Persib. Saya akan memberikan yang terbaik dan itu janji saya," kata pemain kelahiran Bengkulu, 18 September 1988 itu.
Sementara itu, Pelatih Persib Robert Rene Alberts mengungkapkan bahwa Ferdinand Sinaga adalah salah satu pemain yang selalu didambakannya untuk masuk ke dalam tim karena kemampuan dan karakternya dinilai cocok dengannya.
Ferdinand bakal mengisi kekosongan posisi penyerang yang ditinggalkan oleh Beni Oktovianto. "Ferdinand selalu masuk di dalam daftar pemain yang ingin saya bawa. Kami kehilangan penyerang setelah Beni pergi. Jadi, kami mencari seorang penyerang dan Ferdinand salah satu kandidatnya," kata Robert.
Baca Juga: Kembali Berseragam Persib, Ferdinand Sinaga: Seperti Mimpi
Pelatih berusia 66 tahun itu juga sangat mengetahui kepribadian Ferdinand, mengingat keduanya pernah bekerja sama di tim PSM Makassar sehingga meyakini kehadiran Ferdinand dalam tim Pangeran Biru akan memberikan dampak positif.
"Tentu saja ini menjadi hal bagus. Ferdinand kenal Persib dan pernah membawa tim ini sukses sebelumnya. Dia senang bisa berada di sini, Bobotoh dan para pemain juga menyukainya. Karakter yang ia miliki di atas lapangan akan jadi hal berguna untuk tim," ujar mantan pelatih Arema itu.
Berita Terkait
-
Kembali Berseragam Persib, Ferdinand Sinaga: Seperti Mimpi
-
Datangkan Ferdinand Sinaga, Persib Kenang Momen Juara ISL 2014
-
Balik ke Persib Bandung, Ferdinand Sinaga Dikontrak Dua Tahun
-
Resmi! Ferdinand Sinaga Kembali Berseragam Persib Bandung
-
Siap-siap! Drawing Piala Menpora 2021 Segera Digelar, Ini Detailnya
Terpopuler
- 5 Sampo Penghitam Rambut di Indomaret, Hempas Uban Cocok untuk Lansia
- 5 Rekomendasi Sepatu Jalan Kaki dengan Sol Karet Anti Slip Terbaik, Cocok untuk Lansia
- 5 Mobil Kecil Bekas di Bawah 60 Juta, Pilihan Terbaik per Januari 2026
- 5 Mobil Bekas Rekomendasi di Bawah 100 Juta: Multiguna dan Irit Bensin, Cocok Buat Anak Muda
- 5 Mobil Suzuki dengan Pajak Paling Ringan, Aman buat Kantong Pekerja
Pilihan
-
Kala Semangkok Indomie Jadi Simbol Rakyat Miskin, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
Emiten Ini Masuk Sektor Tambang, Caplok Aset Mongolia Lewat Rights Issue
-
Purbaya Merasa "Tertampar" Usai Kena Sindir Prabowo
-
Darurat Judi Online! OJK Blokir 31.382 Rekening Bank, Angka Terus Meroket di Awal 2026
-
Sita Si Buruh Belia: Upah Minim dan Harapan yang Dijahit Perlahan
Terkini
-
4 Anggota Brimob Diamankan Usai Tembak Warga di Lokasi Tambang Ilegal
-
34 Proyek 'Waste to Energy' Akan Dibangun di Seluruh Indonesia
-
Kepala Daerah Dipilih DPRD? Parpol di Sulawesi Selatan Terbelah
-
Pemprov Sulsel Umumkan Tender Preservasi Jalan Rp278,6 Miliar
-
Banjir Rendam Donggala, Angin Kencang Rusak Rumah di Palu