SuaraSulsel.id - 29 pegawai di Kantor DPRD Jeneponto dipanggil Kejaksaan Negeri Kabupaten Jeneponto.
Menindaklanjuti dugaan tindak pidana korupsi pada perjalanan dinas Anggota DPRD Jeneponto Tahun Anggaran 2016 - 2017.
"Sejauh ini kami sudah memanggil sebanyak 29 orang," kata Kepala Seksi Tindak Pidana Khusus (Pidsus) Kejari Jeneponto, Ilma Ardi Riyadi, kepada KabarMakassar.com -- jaringan Suara.com, Kamis 4 Maret 2021.
Dari 29 pegawai, satu orang diantaranya adalah Sekretaris DPRD Jeneponto, Muh Asrul.
"Wah kalau disebutkan namanya siapa-siapa aja mungkin enggak bisa, cuman kan dari PNS-nya dan dari anggota dewannya beberapa, termasuk kemarin Sekwan sudah dipanggil," ungkap Ilma.
Ilma mengatakan, saat ini pihaknya masih mengumpulkan sejumlah keterangan saksi. Mereka dipanggil untuk memberikan keterangan seputar dugaan korupsi perjalan dinas.
Sebelumnya, penyidik dari kejaksaan telah melakukan penggeledahan di Kantor DPRD Jeneponto pada Senin (7/12/2020).
Mereka menggeledah beberapa ruangan, termasuk ruangan milik Sekretaris DPRD Muh Asrul.
Beberapa ruangan lainnya seperti ruang bendahara dan ruang bagian administrasi keuangan pada gedung itu tak luput dari penggeledahan.
Baca Juga: Geledah Kantor Gubernur Sulsel, KPK Sita Uang Miliaran Rupiah
Berita Terkait
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Desil Tak Akurat Bisa Bikin Warga Kehilangan Hak Bansos!
- Dilaporkan ke Bareskrim Polri, Gus Lilur Tantang 4 Tokoh NU Ngaji Kitab Kuning Saat Muktamar
- Apa Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam pada Usia 50 Tahun? Ini 7 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Kecewa Ditinggal Begitu Saja, Ojol Jakarta Murka Massa Pati Langsung Pulang Usai dari DPR
-
Rupiah Tersengat Sentimen Demo, Ditutup Anjlok ke Level Rp17.744
-
Ojol Bawa Bendera One Piece ke DPR Dicegat Polisi: Ini Simbol Lawan Koruptor
-
Demo DPR Memanas! Mahasiswa Rusak Pagar Gerbang Utama dan Bakar Ban
-
Dihadang Barikade Polisi, Massa Mahasiswa Tertahan di Senayan Park Saat Menuju Gedung DPR