SuaraSulsel.id - Dewan etik Universitas Muslim Indonesia (UMI) telah melakukan gelar perkara terhadap perkelahian dua oknum dosen Fakultas Sastra UMI di dalam kampus. Kedua dosen UMI dinyatakan dicopot dari jabatannya.
Pelaksana Tugas Ketua Komisi Etik UMI, Prof La Ode Husen mengatakan, dari hasil pemeriksaan, dua dosen itu yakni Hadawiah dan Muhajirin dinilai terbukti melakukan pelanggaran kode etik. Hasil pemeriksaan lalu ditindaklanjuti oleh Komisi Disiplin Universitas.
"Kita kan memang punya aturan internal UMI. Kita pandang keduanya melakukan pelanggaran etik. Kami lalu memberikan rekomendasi ke komisi disiplin. Karena soal sanksi bukan di kami," ujarnya, Rabu 3 Maret 2021.
Kata La Ode, pihaknya merekomendasikan agar Hadawiah dan Muhajir disanksi berat. Pelanggaran keduanya sulit ditolerir.
Selain dicopot, mereka kemudian akan dibina di Pesantren Padang Lampe UMI. Selain itu, akan diskorsing selama enam bulan.
"Kita rekomendasikan supaya dikenakan sanksi sesuai aturan yang berlaku. Dalam proses pembinaan kan tetap, masih dalam pembinaan kedua belah pihak. Kalau masih dalam proses pembinaan, jelas tidak mungkin ada pemecatan," bebernya.
Humas UMI Nurjanah juga membenarkan soal pencopotan kedua Ketua Program Studi di Fakultas Sastra itu. Mereka sudah dibebastugaskan dari jabatan, per tanggal 1 Maret 2021.
"Berdasarkan hasil rapat komisi disiplin tanggal 1 Maret, keduanya dilepaskan amanah sebagai Ketua Prodi dan diberikan sanksi akademik berupa skorsing enam bulan, terhitung mulai 1 Maret-31 Agustus 2021. Selama menjalani skorsing, yang bersangkutan wajib mengikuti pembinaan di Pesantren Darul Mukhlisin UMI Padanglampe," ungkapnya.
Diketahui, dua dosen terlibat pertengkaran hebat beberapa waktu lalu. Video mereka viral di media sosial.
Baca Juga: Viral Video Dosen UMI Berkelahi Depan Mahasiswa, Lokasinya di Sini
Muhajir selaku Ketua Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris dan Hadawiah Ketua Program Studi Ilmu Komunikasi bahkan sampai berkelahi di depan mahasiswanya.
Kontributor : Lorensia Clara Tambing
Berita Terkait
Terpopuler
- 5482 Korban Keracunan MBG, Viral Ucapan Wapres Gibran: Bawa Bekal dari Rumah, MBG Jangan Dimakan
- WNI Tentara Bayaran Rusia, Rendi Apriyanto Sempat Kirim Duit ke Ortu Tapi Rekening Diblokir
- Angka Hoki Shio untuk Menarik Rezeki dan Keberuntungan Finansial
- Timnas Indonesia vs Everbody: Panen Cibiran dari Negara Se-Asia Tenggara
- Indonesia Impor Nikel dari Filipina Gara-gara RKAB
Pilihan
-
Pemain Timnas Indonesia Dapat Ancaman Pembunuhan
-
Babak I Indonesia vs Bangladesh: Garuda Pesta Gol, Mitchell Baker Quattrick
-
Bahlil Jadi Menko Hilirisasi Baru, Bagaimana Nasib Proyek Batu Bara di Sumsel?
-
Buntut Temuan di Lapas Cibinong, Dirjenpas Mashudi Mundur dari Jabatan
-
Reshuffle Kabinet: 'Orang Jokowi' Tersingkir, Sugiono Disebut Rangkap Jadi Menko PMK
Terkini
-
KY Minta Wewenang Pecat atau Hukum Hakim Nakal Langsung Tanpa Lewat MA
-
Penampakan Mencekam Bendungan Bili-bili, 180 Ribu Pelanggan PDAM Terancam Krisis Air
-
Jukir Tikam Ojol Karena Cekcok Parkir Rp10 Ribu Ditangkap
-
Tancap Gas! Gubernur Sulsel Minta Tribun Selatan Stadion Sudiang Tetap Digeber
-
Sulsel Tempati Peringkat IV Penghargaan Pembangunan Daerah 2026 Bappenas