SuaraSulsel.id - Kesedihan dialami Wakil Bupati Luwu Timur Budiman dan Bupati Gowa Adnan Purichta Ichsan di hari pelantikan mereka sebagai kepala daerah.
Budiman yang datang sendiri di lokasi pelantikan mengenang almarhum, Thoriq Husler. Bupati Luwu Timur terpilih yang batal dilantik karena meninggal.
Seharusnya, Budiman bersama Thoriq dilantik menjadi Bupati dan Wakil Bupati Luwu Timur, Jumat, 26 Februari 2021. Bersama dengan 10 kepala daerah lainnya di Sulsel.
Namun, Thoriq Husler meninggal dunia pada tanggal 24 Desember 2020. Sebelumnya, ia sempat dirawat di Rumah Sakit Wahidin Sudiro Husodo.
"Tentu harus ada. Ya itulah takdir yang harus dijalani," kata Budiman, usai dilantik di Rumah Jabatan Gubernur.
Ia meminta dukungan dan doa agar almarhum diberi tempat yang layak. Budiman bilang, siap melanjutkan program visi misi yang jadi janji kampanyenya bersama Thoriq Husler.
"Saya mohon doanya untuk almarhum. Insyaallah mudah-mudahan perjuangan almarhum ini saya lanjutkan," tambahnya.
Sementara Bupati Gowa juga merasakan kesedihan. Saat proses sungkeman dan memohon restu, Adnan hanya bisa memohon doa ibunya.
Beda dengan periode pertamanya diberikan amanah kepada masyarakat untuk memimpin Kabupaten Gowa, ayahnya Ichsan Yasin Limpo masih bisa menyaksikan Adnan dilantik.
Baca Juga: Desa dan Kelurahan di Kabupaten Gowa Akan Berlakukan PPKM Mikro
"Memang agak sedikit berbeda karena ayahanda sudah tidak ada, meski begitu kami tetap harus kuat dan berkomitmen melanjutkan mimpi ayahanda untuk membangun Kabupaten Gowa lebih baik lagi dan kembali melanjutkan amanah masyarakat pada periode kedua ini bersama Bapak Abdul Rauf Malaganni," terang Adnan.
Usai dilantik di Rumah Jabatan Gubernur Sulsel, Adnan ziarah ke makam ayahnya di di Pekuburan Islam Panaikang, Makassar.
"Beliau adalah orang yang sangat berjasa bagi kehidupan saya. Orang yang membentuk saya hingga sekarang ini dengan segala kekurangan yang ada," kata Adnan.
Kontributor : Lorensia Clara Tambing
Berita Terkait
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Arya Iwantoro Anak Siapa? Ternyata Ayahnya Eks Sekjen Kementan yang Pernah Diperiksa KPK!
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
Pilihan
-
Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
-
Tensi Tinggi! Jose Mourinho Boikot Konferensi Pers Jelang Real Madrid vs Benfica
-
Gunung Dempo Masih Waspada, Warga Pagaralam Diminta Jangan Abaikan Imbauan Ini
-
Alfamart-Indomaret Tak Boleh Ekspansi, Kopdes Merah Putih Prabowo Takut Tersaingi?
-
SBY Sentil Doktrin Perang RI: Kalau Serangan Udara Hancurkan Jakarta, Bagaimana Hayo?
Terkini
-
Beredar Surat 'Bebas' Kasat Narkoba Toraja Utara, Propam Polda Sulsel Buka Suara
-
Perempuan di Makassar Bakar Diri atau Dibakar? Ini Jawaban Kapolsek Manggala
-
Tragedi di Makassar: Kekasih Diduga Siram Bensin, Perempuan Ini Kritis Akibat Luka Bakar
-
Wali Kota Khawatir Generasi Muda Mulai Malu Pakai Bahasa Makassar
-
Komnas HAM Desak Polri Stop Kultur Kekerasan di Asrama