SuaraSulsel.id - Calon Wali Kota Makassar terpilih Danny Pomanto mengaku tidak pernah diberitahu soal lelang jabatan di Pemkot Makassar. Ia pun heran dengan kebijakan Pj Wali Kota Makassar Rudy Djamaluddin.
"Tidak pernah sekali pun ada orang Pemkot yang koordinasi ke saya soal lelang jabatan," kata Danny saat dikonfirmasi SuaraSulsel.id, Jumat (5/2/2021).
Danny menyebut tidak ada alasan bagi Pemkot Makassar untuk membuka lelang jabatan di waktu seperti ini. Karena sisa waktu penugasan Pj Wali Kota hanya tinggal sepekan lebih.
"Tidak ada alasan untuk mengganti orang di masa seperti ini, tapi masyarakat bisa lihat sendiri, sebenarnya ada yang tidak normal yang terjadi sekarang ini di Pemkot," ujarnya.
Danny pun menegaskan akan tetap mengevaluasi pejabat hasil lelang nanti. Jika ada yang tidak berkompeten, tentu diganti lagi. Apalagi proses seleksinya hanya enam hari.
"Jelas saya ganti lagi. Dalam isi rekomendasi (KASN), kan itu bisa ditinjau ulang," tandas Danny.
Dalam surat KASN dituliskan : "Perlu kami tegaskan bahwa rencana pelaksanaan dan hasil seleksi terbuka untuk JPT Pratama harus dikoordinasikan dengan calon PPK Kota Makassar yang dalam hal ini Wali Kota Makassar hasil pemilukada tahun 2020.
Bahwa koordinasi tersebut berkaitan dengan kelancaran dan kesinambungan dalam pelaksanaan pemerintahan dan pembangunan serta pelayanan kepada masyarakat kota Makassar," demikian kutipan rekomendasi KASN yang dikeluarkan pada 3 Februari itu.
Dalam rekomendasi tersebut juga disebutkan bahwa rencana seleksi jabatan sudah mendapat persetujuan dari Menteri Dalam Negeri melalui surat nomor 800/4553/Otda pada tanggal 9
Baca Juga: Prof Yusran Jusuf : Pj Wali Kota Makassar Kehilangan Akal Sehat
Sebelumnya, delapan jabatan di lingkup Pemkot Makassar dibuka hanya dalam kurun waktu seminggu.
Delapan jabatan yang akan dilelang yakni, Kepala BPKSDM, Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah, Kepala Dinas Lingkungan Hidup, dan Kepala Dinas PU.
Ada pula, Kepala Dinas Penataan Ruang, Kepala Dinas Pendidikan, Kepala Dinas Perikanan dan Pertanian, dan Sekwan DPRD Kota Makassar.
Plt Kepala BKPSDM Kota Makassar Andi Muhamad Yasir mengatakan pihaknya sudah mengantongi izin dari KASN untuk lelang jabatan. Pengusulan memang sudah jauh hari dilakukan.
"Sudah ada (izinnya), tidak mungkin kita berani buka kalau tidak ada izin," kata Yasir.
Jika lelang jabatan biasanya memakan waktu hingga berbulan-bulan, Pemkot hanya membuka kesempatan selama seminggu.
Berita Terkait
Terpopuler
- Banyak UMKM Mundur dari Rans Carnival Jogja, Warganet Pasang Badan Bantu Larisin
- Tak Ingin Sakiti Hati Warga Jogja, OM Wawes Pilih Batal Manggung di RANS Carnival
- Tolak Andrea Bocelli, GPCI Bakal Gelar Konser Besar Galang Dana Palestina
- Prestasi Kinclong Netty Rosdiana Siagian: Mundur dari Polri, Tak Sejalan dengan Hati Nurani
- 7 Sneakers Lokal dengan Rating Bintang 5 di Shopee yang Nyaman dan Modis
Pilihan
-
Gempa M 5,5 Guncang Laut Barat Laut Tanimbar, Getaran Terasa hingga Saumlaki
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
Terkini
-
Wapres Gibran Hadiri Peringatan 100 Tahun Injil Masuk Kalumpang
-
Proyek Stadion Sudiang Masuk Tahap Paling Krusial, Pembangunan Sudah 25 Persen
-
Unhas Latih Dosen dan Mahasiswa Gunakan AI
-
De Red Bertekad Kalahkan PSM dalam League Cup
-
Pemprov Sulsel Dukung Penguatan Literasi dan Inklusi Keuangan Syariah