SuaraSulsel.id - Nasib tragis menimpa Haji Kasim, pengecer pupuk di Kabupaten Jeneponto, Sulawesi Selatan.
Haji Kasim meninggal dunia saat dicecar pertanyaan dari sejumlah peserta rapat. Saat rapat koordinasi membahas kelangkaan pupuk di Kantor Desa Bulu Sibatang, Kamis 4 Februari 2021.
Kepala Bagian Humas Polres Jeneponto AKP Syahrul Regama membenarkan, Kasim meninggal di Kantor Desa Bulusitabang.
"Almarhum meninggal dunia saat acara rapat kelangkaan pupuk di Kantor Desa Bulusibatang," ujar Syahrul kepada KabarMakassar.com -- jaringan Suara.com
Syahrul menceritakan detik-detik meninggalnya Kasim. Semua bermula saat almarhum diundang ke Kantor Desa Bulu Sibatang. Untuk membahas kelangkaan pupuk di Jeneponto.
Namun ketika Kasim dicecar beberapa pertanyaan dalam sesi tanya jawab, korban langsung terjatuh dari kursi.
"Awalnya rapat berjalan normal, dari sesi pertama hingga sesi tanya jawab ketiga. Namun memasuki sesi tanya jawab selanjutnya, korban tiba tiba terjatuh dari kursinya hingga tak sadarkan diri," jelasnya.
Ia melanjutkan, ketika korban terjatuh dan tak sadarkan diri, ia dirujuk ke Puskesmas setempat. Namun dalam perjalanan, korban pun menghembuskan nafas terakhirnya.
"Sesaat korban tak sadarkan diri, korban langsung dilarikan ke Puskesmas Bulusibatang guna dilakukan pertolongan pertama, namun dalam perjalanan tepatnya di Kampung Cabiri, korban meninggal dunia," pungkasnya.
Baca Juga: Detik-detik Dua Gadis Dibully dan Dianiaya, Diduga Terjadi di Jeneponto
Ia menambahkan dalam kegiatan tersebut, dihadiri oleh beberapa tamu undangan.Yakni Anggota Dewan Hartono, dari Kantor Dinas pertanian, Kepala Desa Bulusibatang serta Kepala BPD Desa Bulusibatang serta para anggota kelompok tani.
Berita Terkait
Terpopuler
- 3 Bedak yang Mengandung Niacinamide, Bantu Cerahkan Wajah dan Kontrol Sebum
- 5 HP Snapdragon untuk Budget Rp2 Juta, Multitasking Stabil dan Hemat Baterai
- Mitsubishi Destinator dan XForce Lagi Promo di Bulan Mei, Harga Jadi Segini
- Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
- 8 Sepatu Adidas untuk Jalan Kaki yang Sedang Diskon di Toko Resmi, Harga Jadi Rp500 Ribuan
Pilihan
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
-
Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
-
Bertambah Dua, 7 WNI Kini Ditangkap Israel dalam Misi Kemanusiaan Flotilla Gaza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
Terkini
-
Kolaka Wajibkan ASN Bersepeda Tiap Hari Kamis
-
DPO 3 Tahun, Mantan Camat Tersangka Kekerasan Seksual Diserahkan ke Jaksa
-
Survei APJII Segini Jumlah Pengguna Internet di Indonesia Tahun 2026
-
Pernah Gugat KFC Rp4 Miliar, Kini Om Botak Dicari Polisi Kasus Ambulans Desa
-
Tak Perlu ke Pengadilan, Warga Makassar Kini Bisa Sidang di Kantor Dukcapil