SuaraSulsel.id - Warga di Kampung Borong Tala, Desa Bontojai, Kecamatan Tamalatea, Kabupaten Jeneponto kaget mendengar suara helikopter di atas pemukiman. Helikopter tersebut berputar-putar dan disangka akan jatuh.
Helikopter milik Badan Penanggulangan Bencana Daerah tersebut mengangku sejumlah pejabat. Kemudian mendarat darurat di lapangan dengan perkampungan warga.
Helikopter jenis Sikorsky S-76B itu tiba-tiba mendarat. Tanpa aba-aba atau pemberitahuan sebelumnya dari pemerintah setempat. Warga pun berbondong-bondong berkerumun melihat kondisi pesawat.
Peristiwa helikopter mendarat darurat ini terjadi Jumat 29 Januari 2021 pukul 11.00 Wita.
"Saya melihat berputar putar di atas dan mengira heli itu akan jatuh. Namun ternyata heli mendarat secara mendadak," kata Ridwan (33 tahun) warga sekitar kejadian kepada KabarMakassar.com -- jaringan suara.com
Setelah ditelusuri, ternyata Helikopter tersebut disewa untuk mengangkut para pejabat yang mau memantau kondisi bendungan di Kabupaten Takalar dan Jeneponto.
Hal itu dibenarkan Kepala Seksi Rekonstruksi Peralatan, Badan Penanggulangan Bencana (BPBD) Provinsi Sulsel, Sulayman Patittingi.
Sulaiman mengaku pada saat kejadian, dia berada di atas helikopter bersama sejumlah penumpang.
"Iya betul sesuai perintah pimpinan kami, tadi pagi disuruh untuk memantau kondisi Bendungan Karaloe Jeneponto dengan rute Gowa, Takalar dan Jeneponto. Berhubung karena cuaca buruk, pilot putuskan untuk parkir sejenak sambil menunggu cuaca membaik," jelas Sulayman.
Baca Juga: Kecelakaan Helikopter di New York, 3 National Guard Tewas
Dia juga menambahkan helikopter itu mengangkut lima orang penumpang, termasuk dirinya dan satu pilot penerbang.
"Penumpang helikopter tersebut antara lain 3 orang dari BPBD Provinsi Sulsel, 1 teknisi dan pilot," ungkapnya.
Setelah 30 menit terparkir di sekitar perkampungan, pesawat kembali terbang ke titik lokasi yang dituju. Selama terparkir, helikopter menjadi tontonan dan objek foto-foto warga.
Berita Terkait
Terpopuler
- WNI Tentara Bayaran Rusia, Rendi Apriyanto Sempat Kirim Duit ke Ortu Tapi Rekening Diblokir
- 5482 Korban Keracunan MBG, Viral Ucapan Wapres Gibran: Bawa Bekal dari Rumah, MBG Jangan Dimakan
- Kekayaan Jusuf Hamka yang Dilaporkan Hary Tanoesoedibjo ke Polisi
- Jaksa Agung Burhanuddin Muncul di Istana, Bantah Bakal Dilantik jadi Jampidum
- 3 Sepatu Lokal Paling Nyaman dan Empuk untuk Jalan Terbaik Menurut Review
Pilihan
-
Resmi, Syahganda Nainggolan Jadi Kepala Bakom RI Gantikan Muhammad Qodari
-
Hadir di Istana, Pratikno Buka Suara Soal Isu Jadi Ketua Wantimpres Era Prabowo
-
Disorot Gegara Gaya Hidup Mewah, Timothy Ivan Mundur dari Deputi II Bakom RI: Ingin Introspeksi Diri
-
KBRI di Singapura Tak Punya Dokumen Soal Jenjang Pendidikan Gibran di Orchid Park dan MDIS
-
Pemain Timnas Indonesia Dapat Ancaman Pembunuhan
Terkini
-
Kepala BGN dan Gubernur Sulsel Resmikan SPPG Wilayah 3T di Takalar
-
250 Pengemudi Ojol di Makassar Dapat BBM Gratis
-
Mendagri Punya Waktu 30 Hari untuk Copot Bupati Gowa, Ini Alasannya
-
Uji Coba Sistem Rujukan Baru JKN: Pasien Langsung ke Rumah Sakit Sesuai Penyakit
-
Beli 25 Kg Tapi Cuma Dapat 23,5 Kg? Kecurangan Takaran Beras di Pasar Terbongkar