SuaraSulsel.id - Hingga hari ke sepuluh vaksinasi Covid-19 di Sulsel, jumlah tenaga kesehatan atau nakes yang divaksinasi adalah 1.209 orang. Padahal target tahap pertama 18.279 nakes.
Jika setiap hari vaksinator hanya mampu menyuntik rata-rata 121 orang, maka vaksinasi tahap pertama butuh waktu 5 bulan. Padahal targetnya bulan ini harus rampung.
Total nakes di Sulsel yang akan divaksinasi adalah 57.705 orang.
Vaksinasi Covid-19 di Sulawesi Selatan sudah dimulai sejak tanggal 15 Januari. Sayang, penyuntikan vaksin jenis Sinovac ini masih saja lamban.
Kepala Bidang Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Nurul AR mengatakan angka itu hanya untuk tiga daerah. Tahap pertama di bulan Januari, Makassar, Maros dan Gowa yang mendapat vaksin terlebih dahulu.
"Dari angka itu, ada 15.611 bersedia dan 482 dinyatakan berhalangan. Data ini dari 15 sampai 24 Januari pukul 16.00 wita," ujarnya, Senin (25/1/2021).
Ia merinci nakes yang sudah divaksin terbanyak di Kota Makassar yakni 913 orang. Sementara, 165 di Kabupaten Gowa, dan 131 di Kabupaten Maros.
Secara keseluruhan ada 57.705 nakes yang wajib vaksin di Sulsel. 51.963 diantaranya sudah registrasi ulang dan dinyatakan bersedia.
Target vaksinasi untuk tiga daerah tahap satu ini, kata Nurul harusnya rampung di bulan Januari, agar daerah lain melakukan registrasi ulang di bulan Februari. Hanya saja diakuinya memang ada keterlambatan.
Baca Juga: Sistem Pendaftaran Ruwet, Hingga Hari ini Baru 1.209 Nakes yang Divaksin
"Kita baru di angka 2,01 persen. Masih jauh," bebernya.
Proses vaksinasi disebut lelet karena terkendala non teknis medis. Sistem pendaftarannya cukup ruwet.
Nurul menerangkan mereka yang akan divaksin harus diusulkan terlebih dahulu oleh dinas kesehatan ke pemerintah pusat. Setelahnya, mereka akan mendapat pemberitahuan penerima vaksin lewat SMS Blast.
Tenaga kesehatan kemudian diminta untuk melengkapi data melalui aplikasi Peduli Lindungi atau p-Care dari BPJS. Jika sudah dinyatakan lolos, sistem akan mengeluarkan tiket elektronik barcode. Nantinya, barcode tersebut yang digubakan untuk mendaftar saat vaksinasi.
Kepala Dinas Kesehatan Sulsel, Ichsan Mustari menambahkan setidaknya ada 300 nakes yang divaksin tiap harinya. Target tersebut akan digenjot untuk memenuhi target vaksinasi nasional.
"Untuk capai target nasional, kita target mudah-mudahan bisa 300 per hari," harap Ichsan.
Berita Terkait
Terpopuler
- 3 Moisturizer Kolagen untuk Kulit Keriput Usia 45 ke Atas, Bikin Wajah Kencang Sesuai Review
- 4 Parfum Aroma Teh di Alfamart yang Tahan Lama Sesuai Review, Harga Mulai Rp30 Ribuan
- Guruh Soekarnoputra Sakit Apa? Wafat di Usia 73 Tahun usai Dirawat Intensif
- Cari HP Samsung Murah? Ini 8 Galaxy A Series yang Layak Dipilih
Pilihan
-
Tanpa Pengacara, WNI Didakwa Edarkan 25 Kg Heroin: Terancam Hukuman Mati di Malaysia
-
Dramatis! Ubed Persembahkan Medali Emas Asian Games 2026 untuk Indonesia
-
Massa Buruh Mulai Padati Thamrin, Andi Gani Pimpin Langsung Aksi Tuntut Keadilan RUU Ketenagakerjaan
-
Bawa Kentongan Hingga Kenakan Topi Caping, Massa Hari Tani Nasional Mulai Padati Depan Gedung DPR
-
Hukuman Lebih Ringan, Pengadilan Tinggi DKI Jakarta Vonis Nadiem Makarim 9 Tahun Penjara
Terkini
-
Rp8.400 Per Bulan, Petani Dapat Perlindungan BPJS Ketenagakerjaan
-
Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang Masih Berkantor dan Belum Ditahan? Ini Alasannya
-
Jalan Aroepala Dibuka Penuh, Gubernur Sulsel: Akses Gowa-Makassar Makin Lancar
-
Rekor Dunia Pecah! Begini Reaksi Presiden Prabowo ke Lifter Rahmat Erwin
-
Bupati Husniah Talenrang Bakal Diberhentikan usai Jadi Tersangka, Siapa Penggantinya?