Hanya saja, sejauh ini vaksinasi di Sulsel masih terbilang lamban. Kendalanya ialah sistem atau aplikasi Menkes yang digunakan dalam proses registrasi ulang. Untuk itu, pihaknya berinisatif untuk melakukan registrasi online agar vaksinasi tetap berjalan.
"Masih rendah sekali memang. Pak gubernur sudah sampaikan bahwa ini terkait aplikasi, pendaftaran kita agak kesusahan. Saya sudah sampaikan bahwa kita jangan menunggu aplikasi, bisa offline daftar sementara untuk capai target," paparnya.
Ia menambahkan, baru-baru ini Sulsel menerima vaksin dari pemerintah pusat sebanyak 52.760 dosis. Sebelumnya telah datang 66.640 dosis.
Hanya saja, 39.920 vaksin telah didistribusi ke tiga daerah yakni Gowa, Makassar dan Maros. Sehingga stok yang tersisa di Dinkes saat ini sebanyak 82.480 vial.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP dengan Baterai 7000 mAh Terbaik 2026, Anti Lowbat Seharian Cocok untuk Ojol
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- Sering Mati Listrik? Ini 4 Genset Mini 1000 Watt yang Irit dan Tidak Berisik
Pilihan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Bagaimana Struktur Baja Masjid Raya Baitul Khairaat Pasca Gempa?
-
Polda Sultra Lacak Aliran Dana Umrah Ilegal PT TRG Rp7 Miliar
-
BBPJN: Pembangunan Jembatan Barombong Bisa Menggunakan Diskresi Menteri PU
-
Kapolres Gowa, Bone, Parepare Hingga Toraja Utara Kena Mutasi
-
UMKM Sulsel Dapat Panggung Nasional Pada HKG PKK