SuaraSulsel.id - Jasa influencer atau tukang pengaruh di masa pandemi semakin dibutuhkan. Pemerintah Kota Palopo pun mulai melirik jasa tukang pengaruh, untuk sosialisasi program.
Untuk membantu menyebarluaskan program, Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Palopo membuka rekrutmen influencer bagi masyarakat yang memiliki akun media sosial seperti facebook dan instagram.
Hal itu terungkap saat tim seleksi (timsel) Influencer Pemkot Palopo melakukan pertemuan di The Caliber, Sabtu (15/1/2021).
Kabid Infrastuktur dan Manajemen Sistem Informatika Dinas Kominfo Palopo, Ilham Tahang mengatakan, influencer yang akan direkrut ini nantinya bertugas sebagai corong informasi di tengah masyarakat melalui akun media sosialnya masing-masing. Rekrutmen ini terbuka untuk masyarakat Palopo yang berusia 17-30 tahun.
"Banyak informasi tentang program dan kegiatan pemerintahan yang belum sampai ke masyarakat. Termasuk aktivitas pemerintah yang ada di setiap kelurahan yang ada di Kota Palopo. Hal ini yang akan kita maksimalkan. Termasuk nantinya diharap mampu membantu pemerintah meluruskan informasi hoax yang beredar," kata Ilham.
Untuk jumlah yang akan diterima, Ilham menyebut sebanyak 48 orang influencer yang tersebar di 48 Kelurahan.
"Syaratnya wajib ber-KTP Palopo. Kemudian memiliki minimal 2.000 teman di facebook serta minimal 350 followers di instagram," jelasnya.
Pemkot Palopo juga akan memberikan insentif kepada influencer yang terpilih. Untuk waktu pendaftaran akan dilakukan pada tanggal 15-19 Januari 2021 dan diumumkan pada tanggal 23 Januari 2021. Mereka yang terpilih akan mengikuti pembekalan pada tanggal 24-25 Januari 2021.
Adapun kelengkapan berkas, seperti foto KTP atau KK, screenshot akun medsos serta surat pernyataan bersedia menjadi influencer. Berkas tersebut dikirim ke email influencerpalopo@gmail.com
Baca Juga: Kejar-kejaran di Laut, Pengusaha Sulsel Mati Ditembak Petugas Bea Cukai
Berita Terkait
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
- Menkop Ferry Minta Alfamart dan Indomaret Stop Ekspansi Karena Mengancam Koperasi Merah Putih
Pilihan
-
SBY Sentil Doktrin Perang RI: Kalau Serangan Udara Hancurkan Jakarta, Bagaimana Hayo?
-
Kasus Pembakaran Tenda Polda DIY: Perdana Arie Divonis 5 Bulan, Hakim Perintahkan Bebas
-
Bikin APBD Loyo! Anak Buah Purbaya Minta Pemerintah Daerah Stop Kenaikan TPP ASN
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
-
Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
Terkini
-
Mengerikan! Bripda Dirja Pratama Tewas Dianiaya Usai Salat Subuh
-
12 Fakta Kematian Bripda Dirja Pratama
-
Misteri Darah di Mulut Bripda Dirja Pratama Terjawab, Senior Resmi Tersangka
-
Nasaruddin Umar Ungkap Pernah Serahkan 'Pemberian' ke KPK di Masa Lalu
-
Jejak Karier AKP Arifan Efendi, Kasat Narkoba Toraja Utara Diduga Terima Rp13 Juta Dari Bandar