SuaraSulsel.id - Ricko Mahulette dipastikan jadi salah satu korban jatuhnya pesawat Sriwijaya Air rute Jakarta Pontianak. Ricko diketahui adalah salah satu pegawai PLN UIP Kalbagbar.
Ricko juga merupakan alumni Teknik Sipil Unhas angkatan 2005. Sejumlah kerabat dan teman angkatannya masih berharap ada keajaiban dari kecelakaan tersebut.
"Semoga masih ada keajaiban untukmu sahabat kami Ricko Mahulette," tulis Nur Ika Sari di laman Facebook Ricko, Sabtu (9/1/2021).
Pada laman media sosialnya, Ricko diketahui pernah belajar di SMPN 6 Makassar dan SMA Katolik Cenderawasih. Ia kemudian melanjutkan pendidikannya di Universitas Hasanuddin jurusan Teknik Sipil.
Baca Juga: Tangisan Keluarga yang Selamat dari Tragedi Jatuhnya Sriwijaya Air
Selain Unhas, Ricko juga mengambil konsentrasi engineering dan infrastructure management di Institut Teknologi Bandung. Lalu kemudian bekerja sebagai perencanaan sipil di PLN.
Ricko terakhir mengunggah foto kebersamaannya bersama anak dan Istri pada tanggal 2 Desember lalu.
Sang Ibu, Magdalena juga sudah memastikan anaknya berada di pesawat rute Jakarta-Pontianak, SJ 182 itu. Saat ini, kediaman Ricko di Jalan Puri Asri Raya Tello, no.11 masih dipadati oleh kerabat untuk memberi semangat kepada pihak keluarga.
Diketahui, pesawat Sriwijaya Air lepas landas dari Bandara Soekarno-Hatta sekira pukul 14.36 WIB. Hal tersebut dikutip dari laman Flightradar24.com.
Pesawat dinyatakan hilang kontak setelah empat menit meninggalkan Jakarta. Dari data manifest penumpang, terdapat 62 orang yang berada di pesawat tersebut.
Baca Juga: Spesifikasi Sriwijaya Air Jatuh Boeing 737-524: Pesawat Berbadan Sempit
"Terdiri dari 50 penumpang dan 12 kru di dalamnya. 40 dewasa, 7 anak-anak, dan 3 bayi," kata Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi.
Berita Terkait
-
Gempa Myanmar Renggut 2.800 Lebih Nyawa Manusia, Berapa Orang WNI?
-
Tragis! Ratusan Warga Muslim Myanmar Jadi Korban Gempa saat Salat Dalam Masjid
-
Bantu Korban Gempa Myanmar, Menlu Bakal Kirim Bantuan Besok
-
Gempa Magnitudo 5 Guncang Mandalay, Myanmar Kembali Bergetar
-
Myanmar Berkabung: 7 Hari Masa Berkabung Nasional Usai Gempa Dasyat
Tag
Terpopuler
- Menguak Sisi Gelap Mobil Listrik: Pembelajaran Penting dari Tragedi Ioniq 5 N di Tol JORR
- Kode Redeem FF SG2 Gurun Pasir yang Aktif, Langsung Klaim Sekarang Hadiahnya
- Dibanderol Setara Yamaha NMAX Turbo, Motor Adventure Suzuki Ini Siap Temani Petualangan
- Daftar Lengkap HP Xiaomi yang Memenuhi Syarat Dapat HyperOS 3 Android 16
- Xiaomi 15 Ultra Bawa Performa Jempolan dan Kamera Leica, Segini Harga Jual di Indonesia
Pilihan
-
Duel Kevin Diks vs Laurin Ulrich, Pemain Keturunan Indonesia di Bundesliga
-
Daftar Lengkap 180 Negara Perang Dagang Trump, Indonesia Kena Tarif 32 Persen
-
Detik-detik Jose Mourinho Remas Hidung Pelatih Galatasaray: Tito Vilanova Jilid II
-
Nilai Tukar Rupiah Terjun Bebas! Trump Beri 'Pukulan' Tarif 32 Persen ke Indonesia
-
Harga Emas Antam Lompat Tinggi di Libur Lebaran Jadi Rp1.836.000/Gram
Terkini
-
Polisi Selidiki Kejanggalan-kejanggalan Kematian Perempuan Asal Toraja di Makassar
-
6 Warga Pengeroyok Polisi di Muna Barat Jadi Tersangka
-
Bawaslu Coret Calon Wakil Wali Kota Palopo di Pilkada! Kasus Napi Tersembunyi Terbongkar?
-
Polisi Tangkap Pengeroyok Panitia Salat Idulfitri di Selayar
-
BRI Waspadai Kejahatan Siber Selama Lebaran 2025 dengan Melindungi Data Pribadi Nasabah