SuaraSulsel.id - Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Gorontalo Ismail Madjid bersama keluarga menjalani isolasi mandiri.
Langkah itu dilakukan Ismasil Madjid setelah hasil tes swab menunjukkan positif Covid-19.
Sebelumnya, pada Senin (21/12/2020), Dinas Kesehatan Kota Gorontalo menggelar tes swab terhadap sejumlah pejabat di Kota Gorontalo. Termasuk Sekda Kota Gorontalo, Ismail Madjid.
“Iya. Benar, saya bersama keluarga terkonfirmasi reaktif Covid-19 hasil swab test oleh Dinas Kesehatan Kota Gorontalo,” ungkapnya kepada gopos.id -- jaringan suara.com, Ahad (27/12/2020).
Setelah mendapatkan informasi itu, Ismail Madjid langsung menyampaikan pemberitahuan kepada Pemerintah Kota Gorontalo.
Selanjutnya melakukan isolasi mandiri dan beraktivitas dari rumah. Sembari memperkuat imun tubuh.
Ismail mengaku, saat melaksanakan tes swab, dirinya memang sedang melaksanakan puasa.
Selain itu, ia bersama istri dan anaknya tidak memiliki gejala apa pun. Namun hasil swab test menunjukkan terkonfirmasi Covid-19. Oleh karena itu Ismail Madjid dan keluarga akan melakukan pemeriksaan lebih lanjut.
“Sebagai pejabat publik harus tetap mematuhi protokol kesehatan. Jadi sudah semestinya kami melakukan ini, karena kami menjadi contoh bagi masyarakat,” tutur mantan Kepala Bappeda Kota Gorontalo.
Baca Juga: ASN Positif Covid-19, Giliran Kantor Dispora Pemprov Sulsel Lockdown
Ismail mengimbau seluruh masyarakat untuk terus menjaga diri dengan menerapkan protokol kesehatan.
Kepala Bidang Pengendalian Penyakit Dinkes Kota Gorontalo sekaligus Ketua Tim Satgas Covid-19, Kota Gorontalo, Abdul Haris membenarkan informasi hasil tes swab yang terkonfirmasi Covid-19. Namun dirinya menolak memberikan informasi lebih lanjut.
“Nanti ketemu saja di kantor untuk lebih jelasnya. Saya belum di kantor,” ujarnya.
Informasi lain, tiga hari setelah melaksanakan swab test. Rombongan pejabat Pemkot Gorontalo melaksanakan kegiatan bakti sosial berupa penyaluran bantuan kepada korban banjir di Kaupaten Gorontalo Utara, Kamis (24/12/2020)
Berita Terkait
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Jenderal Iran: Trump Harus Tahu, Hari Ini Kami Baru Tembakkan Rudal Stok Lama
-
Israel Klaim Menhan Iran dan Komandan Garda Revolusi Tewas, Nasib Khamenei Masih Misterius
-
Menlu Iran: Demi Allah! Kami Akan Balas Kematian 51 Siswi SD yang Dibantai Israel - AS
-
DPR RI Ragukan Misi Damai Board of Peace, Desak Pemerintah Tegas soal Serangan AS-Israel ke Iran
-
Rumahnya Dibombardir AS-Israel, Ayatollah Ali Khamenei Masih Hidup!
Terkini
-
Mars Gelontorkan Rp48 Miliar untuk Program Komunitas Kakao di Indonesia
-
Skenario Bohong Kematian Bripda Dirja Runtuh, Kapolda Sulsel: Korban Disiksa Usai Subuh
-
Viral, Pelesetkan Ayat Al-Qur'an Saat Live Facebook, Dua IRT di Bulukumba Diciduk Polisi
-
5,3 Juta Orang Diprediksi Masuk Sulsel, Tujuh Masjid Disiapkan Tampung Pemudik
-
Kenapa Paus Pembunuh Tiba-Tiba Muncul di Perairan Bunaken? Ini Jawaban Ahli