SuaraSulsel.id - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Makassar menyebut fenomena La Nina akan berdampak pada aktivitas transportasi, khususnya penerbangan.
Kasubid Pelayanan Jasa BMKG Makassar Siswanto di Makassar menjelaskan, terjadi perkembangan pertumbuhan awan di Selat Makassar yang dianggap akan sangat mengganggu operator penyeberangan laut maupun udara.
"Terutama udara, karena tidak ada posisi pilihan terbang selain arah terbangnya ke bagian barat dan pertumbuhan awan itu ada di barat sebagai selat Makassar. Ini akan sangat mengganggu sekali operator penerbangan, makanya harus hati-hati," katanya.
Hal ini akan berdampak pada jarak pandang dan posisi jarak tinggi terbang, sebab penerbangan juga tidak akan menembus awan.
Berdasarkan pantauan yang dilakukan Siswanto, awan yang disebut kumulonimbus ini mulai tumbuh dan terlihat tebal di langit barat Makassar.
"Operator penerbangan pasti sudah mulai tidak nyaman karena awan ini mulai tumbuh, itu akan mengganggu sekali karena pasti mereka (pesawat, red.) akan menghindar dan tidak mungkin masuk ke awan," katanya.
Posisi puncak fenomena La Nina yang diprediksi pada Januari dan Februari 2021 dinilai telah mulai terlihat tanda-tandanya.
Hal itu, diketahui dari curah hujan yang mulai tinggi, seperti pada curah hujan terakhir November 2020 yang telah di atas normal, yaitu 161 mm dalam 10 hari.
"Itu yang sudah kita khawatirkan karena sudah mulai kelihatan ada peningkatan curah hujan dikhawatirkan lebih dari 100 mm setiap hari," katanya. (Antara)
Baca Juga: Pabrik Tepung Terigu Bungasari di Makassar dan Medan Resmi Beroperasi
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Lari Skechers yang Diskon sampai 50 Persen di Sport Station, Mulai Rp500 Ribuan
- 10 Promo Sepatu Lari di Sports Station: Adidas, Reebok, dan New Balance Mulai Rp299 Ribuan
- 6 Sunscreen di Alfamart untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
Pilihan
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
-
Prabowo: Hukum Tak Boleh Dipakai untuk Balas Dendam Politik
-
Kompak Turun: Ini Harga BBM di Pertamina hingga Shell
-
Hakim Andi Sebut Nadiem Makarim Seharusnya Dibebaskan
-
Selain 10 Tahun Penjara, Nadiem Makarim Wajib Bayar Uang Pengganti Rp809,59 Miliar
Terkini
-
Remaja di Makassar Rekayasa Penculikan Sendiri, Kirim Voice Note Menangis Minta Tebusan Rp5 Juta
-
6 Kepala Sekolah di Makassar Mengaku Jadi Korban Jual Beli Jabatan
-
Golkar Sulsel Memanas, Ini Alasan Pendukung Appi Alihkan Dukungan ke IAS
-
Kabar Gembira! Arab Saudi Buka Kembali Keran Ekspor Udang Indonesia
-
Dorong Kemandirian Usaha Purna PMI, BRI Peduli Gelar Pelatihan Kewirausahaan di Cirebon