SuaraSulsel.id - Kawasan Industri Takalar (KITTA) baru saja ditetapkan sebagai Proyek Strategis Nasional Melalui Perpres Nomor 109 Tahun 2020.
Sebagaimana diketahui bahwa sejak 2018 pemerintah Kabupaten Takalar telah menjajaki dan melakukan komunikasi rutin dengan PT Kawasan Berikat Nusantara (KBN). Pada Tahun 2019 terwujud MoU Pemerintah Kabupaten Takalar dengan KBN.
Pada proses awal, investor memilih 3 negara (Thailand, Vietnam, dan indonesia) untuk proses investasi.
Di Indonesia Kabupaten Takalar bersaing dengan 6 Kabupaten dan akhirnya setelah pihak investor memeriksa berbagai kesiapan daerah tersebut, melalui kunjungan ke Takalar investor memutuskan memilih Kawasan Industri Takalar.
"Alhamdulillah, Kawasan Industri Takalar, sudah masuk PSN setelah awal tahun masuk RPJMN. Ini berkat doa-doa masyarakat Takalar, dukungan Pemprov Sulsel, KBN, dan Kementerian," jelas Bupati Takalar Syamsari Kitta, Jumat (27/11/2020).
Dia mengatakan, sejak 2019 Pemkab Takalar dan KBN intens berkomunikasi dengan Gubernur, Kementerian Perindustrian, BUMN, dan Menko Perekonomian.
Akhirnya di awal Tahun 2020 Kawasan Industri Takalar masuk menjadi salah satu agenda di RPJM 2020-2024.
Syamsari mengatakan, proyek ini akan membuka 10 ribu lapangan kerja baru untuk warga Takalar.
"Kami dikirimi SK Perpres Nomor 109 Tahun 2020 yang menyatakan bahwa Kawasan Industri Takalar dimasukkan sebagai Proyek Strategis Nasional (PSN). Kami bersyukur bahwa upaya dari bawah ini telah kami persembahkan untuk menjadi PSN. Ini wujud kontribusi kami untuk pemulihan ekonomi nasional," kata Syamsari.
Baca Juga: Jasa Perbaikan Kapal Nelayan di Takalar
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Perang Meluas di Timur Tengah: Iran Hantam Arab Saudi, Bahrain, Qatar, Kuwait dan Uni Emirat Arab
-
Iran Bom Markas Besar Angkatan Laut AS! Lalu Tembakkan 75 Rudal ke Israel
-
Sabtu Pagi Teheran Dibom, Sabtu Sore Iran Langsung Kirim Rudal ke Israel
-
Kedubes Iran di Indonesia Kecam Serangan AS-Israel, Sebut Pelanggaran Berat Piagam PBB
-
'Labbaik Ya Hussein', TV Iran Siarkan Lagu Perang, Siap Balas Serangan AS dan Israel
Terkini
-
Mars Gelontorkan Rp48 Miliar untuk Program Komunitas Kakao di Indonesia
-
Skenario Bohong Kematian Bripda Dirja Runtuh, Kapolda Sulsel: Korban Disiksa Usai Subuh
-
Viral, Pelesetkan Ayat Al-Qur'an Saat Live Facebook, Dua IRT di Bulukumba Diciduk Polisi
-
5,3 Juta Orang Diprediksi Masuk Sulsel, Tujuh Masjid Disiapkan Tampung Pemudik
-
Kenapa Paus Pembunuh Tiba-Tiba Muncul di Perairan Bunaken? Ini Jawaban Ahli