Berkat jasa dan perjuangannya mengusir penjajah Belanda, Pong Tiku mendapat gelar sebagai Pahlawan Nasional pada tahun 2002. Pong Tiku adalah salah satu Bangsawan Toraja yang melakukan perlawanan terhadap penjajah Belanda.
Pong Tiku dikenal sebagai musuh Belanda yang menyusahkan karena strategi-strategi perangnya yang cerdik. Pada Juli 1905, raja Gowa mengumpulkan prajurit untuk membantu melawan Gowa.
Pada 30 Juni 1907, Pong Tiku ditangkap belanda dan dibawa ke penjara di Rantepao. Belanda mengakhiri hidup Pong Tiku dengan menembaknya di tepi sungai Sa'dan pada 10 Juli 1907. Sosok Pong Tiku kini menjadi simbol perjuangan Toraja oleh para penerusnya.
10. Ranggong Daeng Romo
Baca Juga: Bikin Ucapan Hari Pahlawan? Jangan Lupa Download Logo Hari Pahlawan 2020
Ranggong adalah keturunan keluarga bangsawan kaya yang dermawan di Polombangkeng, Kabupaten Takalar yang mempunyai tradisi kepahlawanan dalam membela dan mempertahankan kehormatan bangsa dan tanah air.
Ranggong selama karirnya memimpin kelaskaran perjuangan dalam menegakkan kemerdekaan Republik Indonesia, telah memimpin pertempuran atau memerintahkan penyerangan kurang lebih lima puluh kali. Dari enam puluh kali bentrokan bersenjata antara pasukan kelaskaran dengan KNIL atau Tentara Kerajaan Hindia Belanda.
Tanggal 21 Februari 1946, Ranggong Daeng Romo memimpin langsung pertempuran dengan kekuatan kurang lebih 100 orang anggota pasukan. Menyerang kubu pertahanan musuh (Belanda) di daerah Takalar.
Kemudian, pada tanggal 28 Februari 1947 merupakan pertempuran terakhir yang dipimpin langsung oleh Ranggong Daeng Romo di bukit Lengkese, dimana ia sendiri gugur sebagai ksatria dalam pertempuran tersebut.
11. Andi Sultan Daeng Radja
Baca Juga: Download Logo Hari Pahlawan 2020 di Sini, Cocok untuk Gambar Ucapan Selamat
Daeng Radja merupakan pendiri Masjid Tua di Ponre yang pada jamannya terbesar di Sulawesi Selatan. Ia dianugerahi gelar Pahlawan Nasional dan Tanda Kehormatan Bintang Mahaputera Adipradana berdasarkan SK Presiden RI No. 085/TK/Tahun 2006, tanggal 3 November 2006.
Berita Terkait
-
Ada Nama Soeharto dan Gus Dur, Ini Daftar 10 Tokoh yang Diusulkan Jadi Pahlawan Nasional
-
Adu Kekayaan AKBP Arisandi vs AKBP Rise Sandiyantanti, Suami-Istri Sama-sama Jabat Kapolres!
-
Foto: Banjir Rendam Ratusan Rumah di Makassar
-
Kakek Prabowo Subianto Diusulkan Jadi Pahlawan Nasional, Mensos: Sangat Layak!
-
Pantai Galesong, Objek Wisata Alam dengan Segudang Wahana Permainan Seru
Terpopuler
- Kode Redeem FF SG2 Gurun Pasir yang Aktif, Langsung Klaim Sekarang Hadiahnya
- Pemain Keturunan Indonesia Statusnya Berubah Jadi WNI, Miliki Prestasi Mentereng
- Pemain Keturunan Indonesia Bikin Malu Raksasa Liga Jepang, Bakal Dipanggil Kluivert?
- Jika Lolos Babak Keempat, Timnas Indonesia Tak Bisa Jadi Tuan Rumah
- Ryan Flamingo Kasih Kode Keras Gabung Timnas Indonesia
Pilihan
-
Masjid Agung Sleman: Pusat Ibadah, Kajian, dan Kemakmuran Umat
-
Ranking FIFA Terbaru: Timnas Indonesia Meroket, Malaysia Semakin Ketinggalan
-
Duel Kevin Diks vs Laurin Ulrich, Pemain Keturunan Indonesia di Bundesliga
-
Daftar Lengkap 180 Negara Perang Dagang Trump, Indonesia Kena Tarif 32 Persen
-
Detik-detik Jose Mourinho Remas Hidung Pelatih Galatasaray: Tito Vilanova Jilid II
Terkini
-
BRI Menang Penghargaan Internasional The Asset Triple A Awards untuk Keuangan Berkelanjutan
-
Libur Lebaran Dongkrak Wisata Lokal, Danau Talaga & Tateli Jadi Favorit Warga
-
Polisi Selidiki Kejanggalan-kejanggalan Kematian Perempuan Asal Toraja di Makassar
-
6 Warga Pengeroyok Polisi di Muna Barat Jadi Tersangka
-
Bawaslu Coret Calon Wakil Wali Kota Palopo di Pilkada! Kasus Napi Tersembunyi Terbongkar?