Scroll untuk membaca artikel
Muhammad Yunus
Selasa, 20 Oktober 2020 | 05:21 WIB
Ilustrasi penembakan pistol (Unsplash/Max keinen)

SuaraSulsel.id - Kapolres Selayar AKBP Temmangnganro Machmud membenarkan peristiwa anggota polisi tertembak di Polres Selayar. Korban adalah Bripda MI, dikabarkan meninggal dunia. Diduga tertembak senjata api, Senin (19/10/2020) pukul 17.30 Wita.

Temmangnganro mengatakan, Bripda MI merupakan anggota penjagaan Satuan Sabhara Polres Selayar.

Kejadian itu diketahui terjadi di musala penjagaan Polres Selayar. Sekaligus tempat penyimpanan senjata penjagaan.

Peristiwa tertembaknya MI diketahui, saat Anggota Paminal Bripda AA mendengar suara tembakan dari lokasi.

Baca Juga: Siap Adili, John Kei: Nus Kei Bukan Siapa-siapa, Dia Itu Anak Buah Saya!

Karena curiga, AA langsung mendatangi lokasi kejadian dan menemukan MI telah tertembak dengan senjata V2 Sabhara. Peluru mengenai bagian dada sebelah kiri.

Korban ditemukan bersimbah darah di atas sajadah musala. Polisi belum mau memastikan apakah terjadi kecelakaan saat memegang senjata atau bunuh diri.

"Benar, masih kami dalami peristiwanya," kata Temmangnganro kepada SuaraSulsel.id saat dikonfirmasi, Senin malam (19/10/2020).

Anggota Polres Selayar sempat membawa korban ke Rumah Sakit KH. Hayyung untuk mendapat pertolongan medis.

Hanya saja, saat berada di rumah sakit, MI dinyatakan meninggal dunia.

Baca Juga: KAMI ke Polri: Syahganda Cs Sampai Sekarang Tak Bisa Dibesuk, Itu Kenapa?

Hingga kini, Polres Selayar masih mengurus jenazah MI yang diduga meninggal dunia akibat tertembak senjata api tersebut. Korban akan dibawa menggunakan pesawat dari Selayar ke Makassar.

Load More