SuaraSulsel.id - Bertempat di Gedung Villa Lasharan, Kalosi, Kabupaten Enrekang, Irpan PUBG Mobile Competition resmi dibuka, Minggu (11/10) malam lalu.
Turnamen offline ini diikuti 240 orang peserta.
Indra, Ketua Panitia Irpan PUBG Mobile Competition mengatakan, kegiatan ini diikuti para pecinta olahraga e-sport yang semuanya adalah kelompok pemuda di Enrekang.
"Even ini diikuti oleh para pecinta e-sport yang ada di Kabupaten Enrekang. Lebih dari dua ratus orang yang ikut ambil bagian dalam kegiatan ini," kata Indra.
Indra juga mengatakan, baru kali ini ada kegiatan e-sport di Enrekang yang dikemas secara serius.
"Kita upayakan berikan kepada peserta hal yang maksimal," kata Indra, Rabu (14/10/2020).
Sementara itu, Muhammad Irpan selaku sponsor acara mengatakan, akan berupaya untuk memberi dukungan untuk kegiatan positif di kalangan pemuda.
"Kita sangat mengapresiasi antusias dari para peserta kegiatan ini. Pada dasarnya, kegiatan apapun yang sifatnya positif, kita akan upayakan untuk kita support," kata Irpan.
"Kita berharap, semoga dari kegiatan ini, akan lahir atlit e-sport dari Kabupaten Enrekang yang bisa memberikan kontribusi positif di tingkat lokal, nasional atau bahkan sampai di level internasional," harap CEO Cendrawasih Air Service ini.
Baca Juga: Dear Penggemar! BLACKPINK Kini Ada di PUBG Mobile
Irpan juga mengimbau, agar kegiatan ini tetap mematuhi standar protokol kesehatan di masa pandemi ini.
"Saya juga berharap, peserta dan khususnya penonton yang hadir agar tetap menjalankan protokol kesehatan. Mari kita saling menjaga," tutup CEO PT Sinar Latimojong ini.
Salah satu pengunjung yang hadir, Muliawan mengatakan, dirinya sangat antusias hadir. Menurutnya, kegiatan ini sangat bagus, memakai dua konsep sekaligus out door dan in door.
"Pemain dan penonton dipisahkan. Pemain berada dalam ruangan, sementara penonton berada di luar ruangan. Panitia tidak henti-hentinya juga mengingatkan untuk tetap mematuhi protokol kesehatan," katanya.
Diketahui, Irpan PUBG Mobile Competition ini akan berlangsung selama empat hari. Panitia pelaksana menekankan standar protokol kesehatan yang ketat dalam pelaksanaan kegiatan ini.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- Kasat Narkoba Tangsel Ditangkap! Diduga Edarkan Narkoba Bersama Enam Anak Buah
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
Pilihan
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
-
Survei SMRC Juli 2026: Elektabilitas Prabowo Anjlok Drastis, Disalip Dedi Mulyadi
-
Malaysia Dikit Lagi Resmi Berstatus Negara Maju, Pendapatan Warga Rp 250 Juta per Tahun
Terkini
-
Bupati Gowa Diperiksa Kasus Seragam Gratis Rp16 Miliar, Om Basri Belum Tersentuh?
-
KUR BRI Berperan dalam Pengembangan Gula Merah di Sumenep yang Kini Rambah Berbagai Daerah
-
Film Asal Toraja Ini Panen Pujian di Eropa
-
Misteri Dana Rp5 Miliar Penggusuran Lahan Laoli, DPRD Luwu Timur Tak Merasa Menganggarkan
-
Warga Semangat Dukung Program Pilah Sampah, Tempat Sampah Depan Rumah Malah Dicuri