SuaraSulsel.id - Karena berbeda pilihan dalam Pilkada serentak 2020, Abbas, warga Luwu Timur terpaksa memindahkan rumahnya. Pemilik lahan tidak senang Abbas memilih calon lain.
Abbas Lamude, warga RT 007 RW 000, Desa Ranteangin, Kecamatan Towuti, Kabupaten Luwu Timur. Memindahkan rumah panggung yang selama ini ditempati ke lokasi lain.
Alasannya, Abbas berbeda pilihan dengan pemilik lahan.
"Saya juga tidak nyaman kalau masih bertahan. Pemilik lahan sudah minta pindah," kata Abbas dalam video yang beredar di media sosial, Sabtu (12/9/2020).
Untuk memindahkan rumah panggung yang terbuat dari kayu, Abbas dibantu puluhan orang. Rumah khas suku Bugis tersebut diangkat ke lokasi lain dengan cara dipikul beramai-ramai.
Jarak dari lokasi lama ke lokasi yang baru kurang lebih satu kilometer,
Dalam video, Abbas mengaku mendukung pasangan Irwan Bachri Syam dan Andi Muh Rio Patiwiri Hatta. Sementara pemilik lahan mendukung pasangan Husler dan Budiman di Pilkada Luwu Timur.
“Karena beda pilihan pak,” kata Abbas.
Iba dengan nasib Abbas atau biasa disapa Pak Kumis, seorang warga bersedia memberi Abbas lahan untuk ditempati mendirikan rumah.
Baca Juga: Kekuatan Partai Nggak Selalu Linear Sama Perolehan Suara Peserta PIlkada
"Jangan menangis kumis," kata salah seorang warga dalam video.
Proses pemindahan rumah dengan cara dipikul oleh puluhan warga ini divideokan oleh warga bernama Ikbal.
“Selama ini Pak Abbas tinggal di lahan orang. Karena beda pilihan di Pilkada, Abbas disuruh pindahkan rumahnya,” kata Ikbal
Ikbal mengatakan, Abbas tidak mampu membeli lahan untuk bangun rumah. Karena kondisi ekonomi. Abbas bersama keluarganya hanya bisa menumpang di lahan milik orang lain.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 3 September 2026, Kesulitan Karier dan Keuangan Segera Berakhir
- Maarten Paes Mulai Kehilangan Tempat di Ajax, Petinggi PSSI Pasang Badan
- Emil Audero Cabut, Cesc Fabregas Blak-blakan Dibuat Kecewa Kiper Como
- Powder Foundation Wardah untuk Kulit Sawo Matang Shade Apa? Ini 5 Pilihannya
- Jalan Kolmas Ditutup Total 67 Hari, Polres Cimahi Siapkan Dua Jalur Alternatif
Pilihan
-
Terungkap! Sebelum Audiensi dengan Pimpinan DPR, Botok Ditelpon Prabowo
-
Sebaran Abu Vulkanik Anak Krakatau Terdeteksi hingga Bandung, BMKG Ungkap Dua Klaster
-
Gemuruh Erupsi Gunung Anak Krakatau Terdengar Hingga Pesisir Pandeglang: Bikin Rumah Bergetar
-
Muncul Kubah Lava Baru di Gunung Anak Krakatau, PVMBG Jawab Kekhawatiran Potensi Tsunami
-
Gunung Anak Krakatau Erupsi Tengah Malam: Fenomena Lava Air Mancur Muncul
Terkini
-
Asal Usul Tambang Emas Ilegal di Pohuwato Terbongkar Usai Longsor Maut
-
Ribuan Warga Makassar Salat Minta Hujan
-
Lahan Pembangunan Jembatan Kembar Barombong Diklaim 4 Pihak
-
Polisi Geledah Kantor GMTD, Telusuri Aliran Dana Misterius Miliaran Rupiah
-
Debat Otonomi Daerah: Indonesia Harus Bubar jika Ingin Jadi Negara Federasi?