SuaraSulsel.id - Polres Gorontalo Kota meringkus seorang mantan anggota DPRD berinisial AM atas kasus penyalagunaan narkoba.
AM kedapatan membeli narkoba jenis sabu-sabu seharga Rp 1 juta. Ia mengonsumsi barang haram tersebut dengan dalih ingin menghilangkan kejenuhan.
Kapolres Gorontalo Kota, AKBP Desmont Harjendro AP melalui Kasat Narkoba Polres Gorontalo Kota, Iptu Laode Irwansyah menuturkan kasus ini terungkap setelah dilakukan penggerebekan di kediaman AM, Jumat (7/8/2020)
Saat itu, petugas mengamankan sisa narkoba yang dikonsumsi AM berupa paket sabu seberat 0,05 gram.
"Barang bukti yang didapatkan di lokasi telah habis untuk pengujian. Dari hasil pengujian oleh Balai Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) Gorontalo diketahui merupakan narkotika golongan I," ujar Laode Irwansyah seperti dikutip dari gopos.id--jaringan Suara.com, Rabu (12/8/2020).
Kepada petugas, AM mengaku nekat mengonsumsi barang haram tersebut untuk menghilangkan kejenuhan.
"Tersangka AM mengaku menggunakan narkotika untuk menghilangkan kejenuhan," sambungnya.
AM juga mengatakan sudah dua kali tersandung hukum dalam kasus yang sama.
"Tersangka mengaku sudah dua kali diproses hukum terkait dugaan penyalahgunaan narkotika," kata Laode Irwasnyah.
Baca Juga: Diduga Cabuli Bayi 8 Bulan, Residivis di Pariaman Diringkus Polisi
Selain AM, polisi juga mengamankan dua orang lainnya yakni RS dan LKML. Dari hasil tes urine, ketiganya terbukti mengonsumsi zat psikotropika (metamefanin) dan telah ditetapkan sebagai tersangka.
Laode Irwansyah menerangkan kekinian pihaknya masih mendalami keterangan yang disampaikan oleh tersangka RS terkait tempatnya membeli paket sabu.
Kepada petugas, RS mengaku membeli paket sabu untuk dibagi berdua bersama AM.
Satu paket dikonsumsi sendiri oleh AM, sedangkan satu paket lainnya dikonsumsi RS dan LKML.
Atas perbuatannya, AM, RS dan LKML telah ditetapkan sebagai tersangka. Ketiganya dijerat Pasal 112 ayat (1) Undang-undang Narkotika.
"Ancamannya pidana penjara paling singkat 4 tahun dan paling lama 12 tahun, dan denda paling banyak Rp8 miliar," ujar Laode Irwansyah memungkasi.
Berita Terkait
Terpopuler
- Jalan Putri Hijau/Yos Sudarso Medan Ditutup 31 Januari hingga 6 Februari, Arus Lalin Dialihkan
- Reshuffle Kabinet: Sugiono Jadi Menko PMK Gantikan 'Orang Jokowi', Keponakan Prabowo Jadi Menlu?
- 4 Cushion Wardah untuk Tutupi Kerutan Lansia Usia 50 Tahun ke Atas
- 5 Mobil Bekas Rp30 Jutaan yang Cocok untuk Guru Honorer: Solusi Ekonomis untuk Mobilitas Sehari-hari
- Ketua KPK Jawab Peluang Panggil Jokowi dalam Kasus Korupsi Kuota Haji
Pilihan
-
Pasar Modal Bergejolak, OJK Imbau Investor Rasional di Tengah Mundurnya Dirut BEI
-
5 HP Memori 128 GB di Bawah Rp2 Juta Terbaik Awal 2026: Kapasitas Lega, Harga Ramah di Kantong!
-
5 HP Murah Mirip iPhone Terbaru: Gaya Mewah Boba 3 Mulai Rp900 Ribuan!
-
Rupiah Melemah ke Rp16.786, Tertekan Sentimen Negatif Pasar Saham
-
Jokowi Angkat Bicara Soal Dugaan Korupsi Mantan Menag Yaqut: Saya Tidak Pernah Perintahkan Korupsi!
Terkini
-
Kaesang Tegas Tolak Laporan ABS, PSI: Struktur Partai Jadi Kunci Kemenangan 2029
-
Prof. Morten Meldal Tantang Peneliti Unhas Lahirkan Inovasi Berkelanjutan
-
Luwu Raya Siap Jadi Provinsi? Sekda Sulsel Telpon Dirjen Otonomi Daerah
-
Kenapa Karta Jayadi Belum Kembali Jadi Rektor UNM? Ini Jawaban Mendiktisaintek
-
Tembus Rp16,83 Triliun, Siapa Penerima KUR Terbanyak di Sulsel?