SuaraSulsel.id - Pemberlakuan jam malam kembali dijalankan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gorontalo terkait semakin meningkatnya kasus positif virus corona di wilayah tersebut. Dampak kebijakan yang mulai dijalankan sejak Senin (27/7/2020) malam tersebut mulai terasa dengan sepinya aktivitas warga di beberapa sudut Kabupaten Gorontalo.
Melansir pantauan gopos.id (jaringan Suara.com), di wilayah Kecamatan Limboto Barat, pada Senin sejak pukul 22.00 WITA, aktivitas warga terlihat sangat sepi. Warga yang beberapa hari sebelumnya terlihat meramaikan beberapa sudut kota juga saat ini tidak terlihat lagi.
Selain aktivitas warga, kegiatan pasar malam yang ada di Kecamatan Limboto Barat juga turut berhenti beroperasi pada pukul 22.00 WITA.
“Meski mempengaruhi pendapatan, surat edaran pemerintah harus ditaati,” ujar penanggung jawab pasar malam, Ridwan Radjiku.
Ridwan menuturkan, dalam mengelola pasar malam pihaknya senantiasa menerapkan protokol kesehatan yang ketat. Meski demikian, ia mengaku akan menaati imbauan dari pemerintah setempat.
“Keputusan ini pasti untuk kebaikan kita semua. Makanya kita hentikan semua aktivitas saat jam malam tiba,” ungkap Ridwan.
Diberitakan sebelumnya, Bupati Gorontalo, Nelson Pomalingo kembali menerbitkan surat edaran pembatasan jam malam di daerah tersebut. Kebijakan tersebut dikeluarkan lantaran adanya peningkatan jumlah pasien yang terkonformasi Covid-19 di Kabupaten Gorontalo beberapa waktu terakhir.
Berita Terkait
-
16 Pekerja Bangunan di Transmart Kubu Raya Positif Covid-19
-
Ada Musisi Bali Remehkan Covid-19, Hotman Paris Beri Sentilan Menohok
-
Kadishut Kalsel Bikin Status FB usai Dikabarkan Terpapar Covid-19
-
Gelar 10 Ribu Tes Swab Massal di Kalsel, Banjarmasin Jatah Terbanyak
-
Tidak Berizin, Resepsi Pernikahan ini Dibubarkan Polisi
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
Terkini
-
Saksi Sejarah Konflik Poso-Ambon Buka Suara Soal Polemik Ceramah Jusuf Kalla: Tidak Masuk Akal..
-
Merajalela dan Resahkan Warga, Aksi Premanisme Jukir Liar di Pelabuhan Makassar
-
9 Langkah Antisipasi Warga Gorontalo Utara Menghadapi Kemarau Panjang
-
Gubernur Sulsel: Enrekang Harus Tumbuh Lewat Pertanian dan Infrastruktur
-
12 Fakta Penting KLB Campak di Sulsel: 1.304 Kasus, Empat Daerah Berstatus Darurat