SuaraSulsel.id - Aksi seorang penggali kubur mendadak viral di media sosial lantaran memeberikan pesan menohok kepada khalayak.
Video yang menampilkan aksi penggali kubur itu salah satunya dibagikan oleh pemilik akun Twitter @injodotid belum lama ini.
Dari rekaman berdurasi 58 detik tersebut, tampak seorang pria paruh baya yang memakai kaus dan peci tengah berada di liang lahat.
Ia diduga tengah menggali kuburan untuk pemakaman seseorang. Namun di sela menjalankan tugas, pria itu terdengar berbicara di hadapan kamera menggunakan logat ngapak.
Penggali kubur menyinggung orang yang kerap membanggakan harta dan jabatan semasa hidup. Menurutnya kebanggaan tersebut tidak akan ada artinya selepas meninggal dunia.
"Jadi orang jangan membanggakan harta dan jabatan. Kalau kalian udah meninggal, tempatnya di sini, ukurannya paling 2 meter persegi," ucap pria itu menggunakan bahasa Jawa sembari menunjukkan luas liang lahat.
Ia lalu mengatakan, "Kalau nggak percaya. Tak bikinin seperti ini gratis".
Tak cukup sampai di situ, penggali kubur tersebut kemudian menerangkan sejatinya bekal manusia yang dibawa sampai mati bukan harta benda melainkan amal perbuatan saat di dunia.
"Bekal yang pertama sadaqah jariyah, amal shaleh itu wajib. Kalau sekadar jabatan, harta (tidak ada artinya)," imbuhnya.
Baca Juga: FAKTA Viral Satpol PP di Makassar Patroli Pakai Brompton
Untuk membuktikan pendapatnya itu, penggali kubur lalu berbaring ke liang lahat sebagai tempat peristirahatan terakhir manusia.
Kontan saja, nasihat yang disampaikan penggali kubur tersebut mengundang atensi warganet. Tak sedikit warganet yang merasa terharu setelah mendengar pesan itu.
"Hati langsung deg banget pengen nangis," tulis @Nikmatun_Rah***.
"Kok nyesek ya," timpal @bonx_r***.
Sementara warganet lainnya mengaku sependapat dengan apa yang disampaikan penggali kubur tadi.
"Sungguh kata-kata yang sangat jleb sekali," kata @band***.
Berita Terkait
Terpopuler
- Bagaimana Cara Cek NIK Terindikasi Judol atau Tidak? Begini Langkah Mudahnya
- 25 Ribu Penerima Bansos di Sulsel Terindikasi Judol
- Buruh di Jogja Geruduk Kantor Gubernur DIY, Tantang Sultan Buktikan Keistimewaan untuk Pekerja
- Khofifah dan Emil Hadiri Pameran Tunggal Lukisan SBY, Apresiasi Karya Presiden ke-6 RI
- 3 Fakta Gila Usai Persib Bandung Kalahkan FC Seoul: Tumbangkan Ranking 26 Asia
Pilihan
-
WNI 18 Tahun Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Ada Barbuk 25 Kg Sabu dan Heroin
-
Akhirnya Buka Suara Usai KPK Usut Korupsi di ATR/BPN, Ini Penjelasan Lengkap Nusron Wahid
-
Pria yang Tendang Perempuan di Senayan City Ditangkap Polisi!
-
Usut Dugaan Korupsi KSO Pertamina EP, Kejagung Geledah Kantor Setda hingga Bapenda Kota Bekasi
-
Mekkah Diserang Houthi, Kemlu Minta WNI Hati-hati di Arab Saudi
Terkini
-
Borong Dua Penghargaan Kemendagri, Gubernur Sulsel Bawa Pulang Insentif Miliaran Rupiah
-
JATAM Gugat Gubernur, Kapolda, dan Bupati Parigi Moutong Terkait Tambang Emas
-
Antrean BBM Mengular di Kendari, Pertamina Tambah Pasokan Hingga 59 Persen
-
Gaji PPPK Aman! Mendagri Tito Pastikan Tak Ada Honorer Dirumahkan
-
PERADI Profesional dan Unhas Siapkan PPA, Target Lahirkan Advokat Beretika