- Kemensos RI memberikan apresiasi kepada keluarga Pahlawan Nasional asal Sulawesi Selatan, Andi Abdullah Bau Massepe, di Kota Tua Jakarta pada 1–2 November 2026.
- Ichdar Kuneng menyatakan bahwa kakeknya memimpin perlawanan rakyat terhadap upaya Belanda dan pasukan Raymond Westerling demi mempertahankan kedaulatan Indonesia.
- Meutia Farida Hatta Swasono menjelaskan bahwa pameran memorabilia dalam acara tersebut bertujuan mengenalkan sejarah perjuangan kepada generasi muda.
SuaraSulsel.id - Keluarga Pahlawan Nasional asal Sulawesi Selatan, Andi Abdullah Bau Massepe, mendapat apresiasi dalam rangkaian peringatan Hari Pahlawan 2026 yang diselenggarakan Kementerian Sosial (Kemensos) RI di kawasan Kota Tua, Jakarta.
Ichdar Kuneng Bau Massepe, cucu Andi Abdullah Bau Massepe sekaligus pengurus pusat Ikatan Keluarga Pahlawan Nasional Indonesia (IKPNI), hadir mewakili keluarga besar pahlawan tersebut dalam kegiatan yang berlangsung pada 1–2 November 2026.
Peringatan tahun ini mengusung tema “Pahlawanku Teladanku: Melangkah Bersama, Melanjutkan Perjuangan”.
Kegiatan diisi dengan pameran memorabilia, peluncuran buku, serta pertunjukan drama musikal yang melibatkan siswa Sekolah Rakyat dan aktor Ariyo Wahab.
Baca Juga:Fatmawati Rusdi Ajak Generasi Muda Menjadi Pahlawan Masa Kini
Apresiasi kepada keluarga pahlawan nasional menjadi bagian dari penghormatan terhadap jasa para pejuang kemerdekaan yang diwariskan kepada generasi penerus.
Dalam puncak acara di Lapangan Fatahillah, Senin (2/11/2026) malam, para keturunan pahlawan yang tergabung dalam IKPNI turut menampilkan pertunjukan musik angklung dan paduan suara lagu “Gebyar-Gebyar” karya Gombloh. Penampilan tersebut menjadi simbol semangat kebangsaan lintas generasi.
Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau Gus Ipul mengatakan, perjuangan para pahlawan harus menjadi teladan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.
“Dari UUD 1945 kita melihat dengan nyata bahwa para pahlawan tidak pernah berpikir untuk dirinya sendiri. Mereka berjuang demi bangsa Indonesia, khususnya bagi generasi yang akan datang,” kata Gus Ipul.
Perjuangan Bau Massepe untuk Kedaulatan Indonesia
Baca Juga:Siapakah Hertasning? Sosok Pahlawan Terukir di Jalanan Makassar
Ichdar Kuneng mengatakan, warisan perjuangan Andi Abdullah Bau Massepe tidak hanya menjadi kebanggaan masyarakat Sulawesi Selatan, tetapi juga bagian dari sejarah perjuangan bangsa Indonesia.
Ia menyoroti keberanian Bau Massepe dalam memimpin perlawanan terhadap upaya Belanda kembali menguasai Indonesia setelah Proklamasi Kemerdekaan.
“Andi Abdullah Bau Massepe merupakan Panglima pertama TRI Divisi Hasanuddin dengan pangkat Letnan Jenderal. Beliau bukan hanya pahlawan milik Sulawesi Selatan, melainkan milik seluruh Nusantara,” ujar Ichdar.
Menurut dia, perjuangan Bau Massepe dalam memimpin perlawanan rakyat terhadap pasukan Raymond Westerling menjadi bagian penting dari sejarah perjuangan mempertahankan kedaulatan Indonesia.
Ichdar menegaskan, generasi sekarang memiliki tanggung jawab untuk meneruskan nilai-nilai perjuangan para pahlawan melalui karya, inovasi, dan kontribusi nyata bagi kemajuan bangsa.
“Sebagai anak bangsa, kita tidak boleh melupakan darah dan pengorbanan para pejuang. Tugas generasi sekarang adalah melanjutkan perjuangan tersebut melalui karya, inovasi, dan kontribusi nyata untuk kemajuan Indonesia,” katanya.