- Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi Sulawesi Selatan menargetkan Jalan Aroepala dibuka penuh pada Jumat, 25 September 2026.
- Pekerjaan perkerasan beton rigid setebal 40 sentimeter di ruas jalan perbatasan Makassar dan Gowa tersebut telah rampung.
- Pembukaan penuh jalur ini bertujuan untuk melancarkan kembali mobilitas warga serta memperkuat konektivitas antarwilayah.
Pekerjaan ruas tersebut masuk dalam Paket 1 preservasi jalan dengan nilai kontrak sekitar Rp430,7 miliar.
Paket ini mencakup penanganan jalan sepanjang 300,24 kilometer di sejumlah wilayah Sulsel.
Pekerjaan preservasi tersebut dilaksanakan oleh PT Permata Tristar Kharisma KSO.
Sering Dikeluhkan
Baca Juga:Disokong China, Ini Kabar Terbaru Proyek Megah Bendungan Jenelata Gowa Rp4,15 Triliun
Sebelum mendapat penanganan, Jalan Aroepala menjadi salah satu ruas yang kerap dikeluhkan pengguna jalan.
Selain kondisi jalan yang berlubang, debu dan persoalan drainase juga menjadi masalah yang dirasakan warga.
Ketika pekerjaan konstruksi dimulai, pengguna jalan kembali harus menghadapi kepadatan lalu lintas akibat adanya pengaturan dan pembatasan di sejumlah titik.
Kini Pemprov Sulsel melakukan penanganan dengan konstruksi beton rigid yang diharapkan memiliki umur layanan lebih panjang.
Jalan Aroepala merupakan salah satu bagian dari jaringan jalan yang ditangani dalam Paket 1 preservasi jalan melalui skema MYC.
Baca Juga:PI Migas Sengkang Naik Jadi 10 Persen, Pemprov Sulsel dan Wajo Dapat 'Durian Runtuh'
Selain Aroepala sepanjang 1,80 kilometer, di Kota Makassar paket tersebut juga mencakup Jalan Hertasning sepanjang 1,80 kilometer.
Sementara di Kabupaten Gowa, penanganan mencakup Jalan Tun Abdul Razak sepanjang 3,68 kilometer, Jalan HM Yasin Limpo 7,85 kilometer, ruas Burung-Burung-Bili-Bili 6,95 kilometer, Sungguminasa-Malino 61,40 kilometer, serta Malino-Batas Sinjai 37,60 kilometer.
Di Kabupaten Sinjai, pekerjaan meliputi ruas Batas Gowa-Tondong sepanjang 49,82 kilometer, Botolempangan-Batubelerang-Batas Bulukumba 24,30 kilometer, serta Batas Bulukumba-Sanjai-Sinjai 21,78 kilometer.
Adapun di Kabupaten Bulukumba, penanganan mencakup Batas Sinjai-Palampang sepanjang 15,86 kilometer, Tanete-Tanaberu 56,88 kilometer, serta Kalimporo-Sumalaya-Batas Sinjai 10,52 kilometer.
Dengan dibukanya Jalan Aroepala secara penuh pada Jumat mendatang, masyarakat yang setiap hari menggunakan jalur tersebut diharapkan dapat kembali menikmati perjalanan yang lebih lancar.
Pekerjaan Aroepala juga menjadi bagian dari upaya memperkuat konektivitas antara Kota Makassar dan Kabupaten Gowa melalui peningkatan kualitas infrastruktur jalan.