Baca 10 detik
- BBWS Pompengan Jeneberang dan Pemprov Sulsel mematangkan dokumen akhir Penlok pembebasan lahan Bendungan Jenelata di Kabupaten Gowa pada Selasa, 22 September.
- Proyek strategis nasional senilai Rp4,15 triliun ini dikerjakan konsorsium BUMN dan perusahaan China dengan target penyelesaian pada tahun 2028 mendatang.
- Bendungan berdaya tampung 223,6 juta meter kubik tersebut berfungsi mereduksi banjir, menyediakan air baku, irigasi, serta PLTA.
Manfaat dari Bendungan Jenelata akan menyediakan air baku sebesar 6,05 meter kubik per detik, ketersediaan air untuk digunakan irigasi seluas 26.773 hektare serta potensi pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) 7 Mega Watt.