- Tim kesehatan Pemprov Sulsel melayani 315 pasien korban gempa Flores di Kabupaten Manggarai pada Jumat, 4 September 2026.
- Pelayanan medis diberikan di dua lokasi berbeda, yaitu Rumah Sakit Lapangan dan wilayah kerja Puskesmas Ketang.
- Hasil kegiatan meliputi penanganan 209 pasien spesialistik di rumah sakit serta 106 pasien di Desa Nati.
Tim juga menemukan sejumlah kasus yang memerlukan pemeriksaan dan penanganan lebih lanjut, antara lain suspek BPH, stroke, suspek bronkopneumonia, dan suspek batu saluran kemih.
"Kasus-kasus tersebut ditindaklanjuti atau dirujuk sesuai kebutuhan medis," jelas Evi.
Dari dua lokasi pelayanan tersebut, total 315 pasien mendapatkan layanan kesehatan dari tim Pemprov Sulsel.
Pelayanan tersebut turut menjangkau warga lanjut usia yang membutuhkan pemeriksaan kesehatan. Sejumlah warga bahkan telah mengantre sejak pagi untuk mendapatkan pelayanan dari tim kesehatan.
Baca Juga:Jufri Rahman Akan Tinggalkan Kursi Sekprov Sulsel, Siapa Penggantinya?
Kehadiran tim di tingkat desa menjadi bagian dari respons kesehatan pascagempa, sekaligus memperluas jangkauan pelayanan bagi masyarakat yang membutuhkan pemeriksaan kesehatan secara langsung.
Dukungan pelayanan kesehatan tersebut dilakukan dalam koordinasi dengan pemerintah daerah dan fasilitas pelayanan kesehatan setempat, dengan memperkuat layanan di Rumah Sakit Lapangan sekaligus menjangkau masyarakat di tingkat komunitas.
Melalui pelayanan tersebut, Pemprov Sulsel atas arahan Gubernur Andi Sudirman Sulaiman dan Wakil Gubernur Fatmawati Rusdi turut mendukung upaya penanganan kesehatan masyarakat pascagempa melalui kolaborasi dengan pemerintah daerah dan fasilitas pelayanan kesehatan setempat.