Ditolak Warga, Menteri Lingkungan Hidup: Bangunan Pabrik Sampah PSEL Mirip Mal

Jumhur Hidayat meminta masyarakat tidak khawatir terhadap pembangunan Pabrik Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) di Makassar

Muhammad Yunus
Rabu, 05 Agustus 2026 | 15:59 WIB
Ditolak Warga, Menteri Lingkungan Hidup: Bangunan Pabrik Sampah PSEL Mirip Mal
Menteri Lingkungan Hidup Republik Indonesia, Mohammad Jumhur Hidayat menemui Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman membahas pembangunan pabrik PSEL di Makassar [SuaraSulsel.id/Lorensia Clara]
Baca 10 detik
  • Menteri Lingkungan Hidup meminta warga Makassar tidak khawatir terhadap rencana pembangunan pabrik pengolahan sampah modern berinvestasi Rp3 triliun.
  • Pemerintah akan mengevaluasi ulang lokasi pembangunan di Tamalanrea akibat penolakan warga sebelum melanjutkan proses tender ulang proyek strategis nasional.
  • Pemerintah pusat mempercepat realisasi proyek pengolahan sampah di delapan daerah untuk mengatasi persoalan mendesak sesuai arahan presiden.

Ia menegaskan pemenang tender sebelumnya tetap memiliki peluang untuk kembali mengikuti proses lelang.

"Bisa saja ikut lagi. Bahkan mereka punya keunggulan karena sudah memiliki rekam jejak sebagai pemenang sebelumnya. Tetapi semuanya tetap mengikuti mekanisme tender yang berlaku," ujarnya.

Sebelumnya, Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan sempat menegur langsung Wali Kota Makassar karena proyek PSEL dinilai belum menunjukkan perkembangan signifikan.

Di hadapan para menteri dan kepala daerah, Zulhas memberikan tenggat waktu dua pekan kepada Pemerintah Kota Makassar untuk menyelesaikan berbagai kendala yang menghambat proyek tersebut.

Baca Juga:Disemprot Zulkifli Hasan Soal Sampah, Wali Kota Makassar Ungkap Kendala PSEL Makassar

"Saya kasih waktu dua minggu. Kalau tidak beres, gubernur yang ambil alih karena Presiden memerintahkan agar segera diselesaikan," tegasnya.

Pemerintah menargetkan pembangunan 24 fasilitas PSEL di Indonesia dalam dua tahun ke depan. Delapan proyek saat ini sedang dipercepat, termasuk di Makassar, sementara satu fasilitas serupa telah mulai beroperasi di Bali.

Meski demikian pemerintah mengakui keberadaan PSEL nantinya baru mampu menangani sekitar 22 persen persoalan sampah nasional. Sisanya akan tetap ditangani melalui berbagai teknologi dan sistem pengelolaan sampah lainnya.

Kontributor : Lorensia Clara Tambing

Baca Juga:Zulhas Ultimatum Appi Soal PSEL: Dua Pekan Harus Beres, Kalau Tidak Diambil Alih Gubernur

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini