Waspadai Tanda-tanda yang Mengarah pada Masalah Katup Jantung

Gejala-gejala yang mengarah pada masalah katup jantung tidak boleh dianggap enteng

Muhammad Yunus
Sabtu, 27 Juni 2026 | 18:19 WIB
Waspadai Tanda-tanda yang Mengarah pada Masalah Katup Jantung
Ilustrasi pasien jantung. (Pexels/Towfiqu barbhuiya)
Baca 10 detik
  • Prof. Dr. dr. Yoga Yuniadi mengingatkan masyarakat agar tidak mengabaikan gejala awal gangguan katup jantung demi mencegah komplikasi berat.
  • Gejala umum kebocoran katup jantung mencakup sesak napas, cepat lelah, kaki bengkak, serta detak jantung yang terasa tidak teratur.
  • Penanganan kebocoran katup jantung dapat dilakukan melalui prosedur operasi atau metode alternatif MitraClip bagi pasien berisiko tinggi.

SuaraSulsel.id - Dokter spesialis jantung dan pembuluh darah konsultan intervensi dan konsultan aritmia Prof. Dr. dr. Yoga Yuniadi, Sp.JP(K), FIHA menyampaikan bahwa gejala-gejala yang mengarah pada masalah katup jantung tidak boleh dianggap enteng.

"Sayangnya di kita, di orang Indonesia ini, kan suka menganggap keluhan sedikit-sedikit itu biasa saja. Nanti kalau sudah parah banget, kalau sudah jalan 100 meter enggak bisa, baru datang," katanya dalam acara Primaya Hospital Kelapa Gading di Jakarta, Sabtu (27/6)

"Jangan terlalu menganggap enteng, 'ah bocor dikit enggak apa-apalah'. Ini bocor halus katup jangan dibiarkan, lama-lama jadi besar," kata Guru Besar Kardiologi dan Aritmia Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia itu.

Ia mengatakan bahwa jantung memiliki empat katup, yaitu katup trikuspid, katup mitral, katup aorta, dan katup pulmonal.

Baca Juga:Sering Duduk Terlalu Lama? Ini 3 Skrining Urologi Wajib Dilakukan Pria Sebelum Usia 40

Gangguan pada katup jantung dapat berupa katup yang terlalu rapat sehingga sulit terbuka atau kebocoran katup.

Menurut Prof. Yoga, gejala kebocoran katup jantung bisa berupa sesak napas, cepat lelah, dan kaki bengkak.

Tanda masalah jantung yang lain mencakup rasa nyeri atau ketidaknyamanan pada dada, dada berdebar-debar, dan denyut jantung tidak teratur.

"Kalau di bawah 35 persen itu adalah penurunan kemampuan pompa yang berat. Biasanya kalau orang di bawah 35 persen itu jalan 100 meter aja juga udah sesak," kata Prof. Yoga.

Ia menyampaikan bahwa kebocoran katup bisa bersifat degeneratif atau fungsional. Dalam hal ini, struktur katup jantung masih cukup bagus, tidak ada kelainan katup yang signifikan kecuali tidak koaptasi atau tidak menyatu ketika seharusnya menyatu atau menutup dengan baik.

Baca Juga:7 Penyakit Ini Bisa Menyerang Jemaah Haji Setelah Tiba di Indonesia

Sedangkan dalam kelainan katup jantung yang sifatnya struktural, ada anomali atau kelainan pada katup jantung. Misalnya, kelainan kongenital yang disebut Barlow Syndrome.

Prof. Yoga mengatakan bahwa kebocoran katup jantung yang bersifat fungsional masih bisa diperbaiki.

"Misalnya, orang dengan mengalami kebocoran katup yang fungsional ada orang muda, kemudian pompanya masih bagus, maka dia lebih baik dioperasi," katanya.

"Ketika operasi tidak bisa dilakukan karena ada kondisi-kondisi yang menyebabkan dia terlalu berisiko, MitraClip ini menjadi alternatif," katanya merujuk pada opsi penanganan masalah katup jantung tanpa operasi menggunakan alat yang disebut MitraClip.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini