BBPJN: Pembangunan Jembatan Barombong Bisa Menggunakan Diskresi Menteri PU

Pemerintah Kota Makassar telah mengusulkan anggaran untuk membangun jembatan kembar sepanjang 300 meter di wilayah Barombong

Muhammad Yunus
Jum'at, 26 Juni 2026 | 21:00 WIB
BBPJN: Pembangunan Jembatan Barombong Bisa Menggunakan Diskresi Menteri PU
ilustrasi jembatan (freepik/onlyyouqj)
Baca 10 detik
  • Pembangunan Jembatan Barombong di Makassar terkendala aturan batas anggaran program Inpres Jalan Daerah sebesar Rp100 miliar.
  • Pemerintah mempertimbangkan diskresi Menteri Pekerjaan Umum sebagai solusi alternatif pendanaan agar proyek jembatan tersebut dapat terealisasi.
  • Proyek ini melibatkan kolaborasi pemerintah pusat, provinsi, pemerintah kota, dan pihak swasta untuk menyelesaikan pembangunan serta lahan.

SuaraSulsel.id - Kepala Balai Besar Pelaksana Jalan Nasional (BBPJN) Kementerian PU Sulawesi Selatan Indra Cahya Kusuma menyebutkan pembangunan Jembatan Barombong, Makassar, Sulsel, dapat melalui diskresi Menteri Pekerjaan Umum (PU) setelah tidak lolos verifikasi program Inpres Jalan Daerah (IJD).

"Tidak terverifikasi (IJD), karena batasan program investasi dalam daerah itu, satu pemerintah daerah batasannya adalah Rp100 miliar. Dari masing-masing kegiatan itu, ada batasannya sebesar satu kegiatan proyeknya hanya Rp50 miliar," ujarnya saat dikonfirmasi wartawan di Makassar, Sulsel, Jumat (26/6).

Menurut dia, Pemerintah Kota Makassar telah mengusulkan anggaran untuk membangun jembatan kembar sepanjang 300 meter di wilayah Barombong yang menjadi penghubung akses jalan antara Kota Makassar ke Kabupaten Gowa dan Takalar, mengingat kondisi jembatannya kini tidak mampu menampung volume kendaraan.

Di sisi lain, nilai anggaran Jembatan Barombong, yang diusulkan Pemkot Makassar, kata dia, cukup besar di atas Rp300 miliar.

Baca Juga:DPRD Sulsel Minta Proyek PSEL Makassar Dihentikan

Sedangkan, untuk kegiatan IJD tersebut ada batasan anggarannya.

"Pemerintah daerah hanya bisa mengusulkan maksimum secara total kegiatan Rp100 miliar, sehingga saat diinput di dalam aplikasi SiTIA (Sistem Informasi Terpadu Infrastruktur), sementara masih ter-pending (tertunda), karena memang tidak lolos sistem seperti ini," tuturnya.

Namun demikian, kata Indra, masih ada opsi lain untuk menyelesaikan rencana pembangunan jembatan kembar di wilayah Barombong tersebut, yakni diskresi Menteri Pekerjaan Umum.

"Opsi lainnya, tetap kita input di dalam usulan dari daerah. Nanti, usulan-usulan ini mungkin yang tidak tertampung dalam IJD, bisa masuk ke dalam misalnya diskresi Pak Menteri dan sebagainya," katanya.

"Apabila dirasa Jembatan Barombong ini memang layak dan bisa dilanjutkan secara program melalui diskresi Pak Menteri, itu bisa disetujui, maka bisa seperti itu (direalisasikan)," katanya lagi.

Baca Juga:Lapak Penjual Kelapa di Area Benteng Rotterdam Makassar Direlokasi

Upaya lainnya, ada kolaborasi antara pemerintah daerah dengan pemerintah pusat. Misalnya, rencana detail desain awalnya disiapkan Pemkot Makassar dan akan dikaji pemerintah provinsi.

Selanjutnya, Pemkot Makassar membantu pembebasan lahan di sisi selatan, sedangkan di sisi utara direncanakan dari pihak swasta dalam hal ini PT Gowa Makassar Tourism Development (GMTD), maka pembangunan jembatan ini dimungkinkan berjalan.

"Jadi, ada kolaborasi antara berbagai pihak. Secara program bagus, ada kolaborasi antara swasta, pemerintah daerah atau pemkot, ada juga pemerintah provinsi, dan pemerintah pusat. Namun kembali lagi, persetujuannya ke diskresi Pak Menteri kalau mau ditangani oleh Kementerian PU," paparnya.

Sebelumnya, Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin mengatakan upaya percepatan pembangunan sedang dibahas bersama Pemprov Sulsel.

Tahap persiapan lahan ditargetkan rampung pada Juni 2026. Tim apraisal diturunkan guna menentukan nilai ganti rugi secara objektif termasuk legalitas pemilik tanah.

Aparat penegak hukum (APH) turut dilibatkan untuk memastikan seluruh proses perencanaan pembebasan lahan berjalan aman dari potensi persoalan hukum.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini