Survei APJII Segini Jumlah Pengguna Internet di Indonesia Tahun 2026

Survei ini memberikan gambaran komprehensif mengenai tingkat penetrasi internet, perilaku pengguna internet, pola akses digital, tingkat keamanan siber

Muhammad Yunus
Kamis, 21 Mei 2026 | 15:50 WIB
Survei APJII Segini Jumlah Pengguna Internet di Indonesia Tahun 2026
Ilustrasi: Ketua Umum Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) Muhammad Arif saat memaparkan hasil survei Profil Internet Indonesia 2025 di Jakarta Pusat pada Rabu (6/8/2025) [Suara.com/ANTARA]
Baca 10 detik
  • APJII merilis Survei Profil Internet Indonesia 2026 yang mencatat penetrasi internet nasional mencapai 81,7 persen atau 235.261.078 jiwa.
  • Pulau Jawa menjadi kontributor pengguna internet terbesar nasional, meskipun terdapat kesenjangan digital yang masih terjadi antarwilayah di Indonesia.
  • Dominasi penggunaan internet didorong oleh generasi muda untuk kebutuhan komunikasi, hiburan, pencarian informasi, serta transaksi ekonomi digital masyarakat.

Dari sisi aktivitas, masyarakat yang bekerja memiliki kontribusi penggunaan internet terbesar dengan penetrasi mencapai 84,9 persen.

Terkait alasan masyarakat menggunakan internet, aktivitas komunikasi dan jejaring sosial menjadi faktor terbesar dengan persentase 19,9 persen, diikuti hiburan digital seperti streaming dan game sebesar 19,7 persen, pencarian informasi dan berita sebesar 19,6 persen, serta transaksi e-commerce dan layanan digital sebesar 18,7 persen.

Hal ini menunjukkan bahwa internet telah menjadi bagian penting dalam aktivitas sosial dan ekonomi masyarakat Indonesia.

Di sisi lain, bagi masyarakat yang belum terkoneksi internet, alasan utama yang paling banyak ditemukan adalah tidak memiliki perangkat yang dapat terkoneksi internet sebesar 34 persen, tidak mengetahui cara menggunakan perangkat digital sebesar 31,5 persen, dan harga kuota internet yang masih dianggap mahal sebesar 17,2 persen.

Baca Juga:Kabel Internet Bawah Laut Putus Akibat 'Gunung Api Tersembunyi', Koneksi Indonesia Timur Terancam

Sementara itu, kasus keamanan digital yang paling banyak dialami masyarakat pada tahun 2026 adalah penipuan online sebesar 13,6 persen dan pencurian data pribadi/hack/phishing sebesar 7,8 persen.

Selain itu, survei APJII tahun 2026 juga mencatat pertumbuhan pelanggan internet tetap (fixed broadband). Jumlah masyarakat yang berlangganan internet tetap mencapai 99.515.436 jiwa, dengan pertumbuhan pelanggan sebesar 3,6 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Mayoritas pelanggan internet tetap menggunakan layanan internet kabel/fiber sebesar 37,9 persen.

APJII menilai bahwa hasil survei ini diharapkan dapat menjadi referensi strategis bagi pemerintah, pelaku industri internet, akademisi, dan seluruh pemangku kepentingan dalam merumuskan kebijakan dan strategi pengembangan ekosistem digital nasional yang lebih inklusif, aman, dan berkelanjutan.

“Semoga hasil survei kali ini tentunya berguna bukan hanya untuk APJII, tapi untuk rekan-rekan anggota APJII dan seluruh masyarakat Indonesia yang membutuhkannya,” pungkas Arif.

Baca Juga:Frederik Kalalembang Dorong Pemerataan Internet untuk Majukan Pariwisata Tana Toraja

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini