Mengapa Berita Perubahan Iklim di Indonesia Masih Dangkal? Ini Temuan Mengejutkan AIC

Pemberitaan perubahan iklim masih minim perspektif ilmiah dan lebih banyak berfokus pada dampak ekonomi maupun respons bencana

Muhammad Yunus
Rabu, 20 Mei 2026 | 22:34 WIB
Mengapa Berita Perubahan Iklim di Indonesia Masih Dangkal? Ini Temuan Mengejutkan AIC
Isaac Konsulat Australia di Makassar, Helen Brown Head of Communications and Outreach The Australia-Indonesia Centre (AIC), Amelia Person Operation Manager and Science Communicator Monash Climate Communication Hub (MCCH) saat Presentasi Temuan Pelaporan Iklim di Ruang Redaksi Berita Indonesia di Kampus Unhas, Rabu 20 Mei 2026 [SuaraSulsel.id/Muhammad Yunus]
Baca 10 detik
  • Helen Brown dari AIC memaparkan hasil kajian di Universitas Hasanuddin mengenai rendahnya perspektif ilmiah dalam pemberitaan iklim.
  • Pemberitaan perubahan iklim di Indonesia saat ini masih didominasi sumber pemerintah dan sektor ekonomi daripada data berbasis riset ilmiah.
  • Program pelatihan bagi jurnalis terbukti efektif meningkatkan kualitas liputan, kepercayaan diri wartawan, serta kesadaran publik terhadap krisis perubahan iklim.

Mereka mendapatkan pelatihan jurnalisme berbasis solusi yang difasilitasi Monash Constructive Institute Asia Pacific Hub.

Selain itu, para jurnalis berdiskusi dengan peneliti AIC yang melakukan riset di Sulawesi dan bertukar pengalaman dengan wartawan Australia terkait pola peliputan isu iklim.

Konsulat Australia Isaac mengatakan pemahaman masyarakat mengenai perubahan iklim menjadi hal penting. Agar publik mampu mengambil langkah antisipasi yang tepat menghadapi krisis lingkungan.

“Perubahan iklim harus benar dimengerti masyarakat agar bisa siaga dan mengambil tindakan yang tepat,” katanya.

Baca Juga:12 Daerah di Sulsel Dapat Pendampingan Pengendalian Perubahan Iklim

Ia menambahkan, laboratorium perubahan iklim yang dikembangkan di Kampus Unhas nantinya diharapkan menjadi ruang kolaborasi antara akademisi, masyarakat, dan jurnalis dalam membangun kesadaran bersama terhadap isu iklim.

Sementara itu, Operation Manager and Science Communicator Monash Climate Communication Hub (MCCH), Amelia Person, mengungkapkan hasil pemantauan selama 18 bulan terhadap 152 artikel dari ribuan pemberitaan di Indonesia menunjukkan isu perubahan iklim masih didominasi sudut pandang ekonomi.

“Mitigasi banyak dibahas, tapi adaptasi yang kurang,” ujarnya.

Menurut Amelia, masyarakat saat ini membutuhkan informasi yang lebih kuat mengenai strategi adaptasi menghadapi krisis iklim, terutama bagi komunitas yang sudah terdampak langsung.

Dia menilai pelatihan dan pengembangan kapasitas bagi jurnalis terbukti mampu meningkatkan kualitas pelaporan isu perubahan iklim.

Baca Juga:Menteri Agama: Kerusakan Iklim Telan Korban 4 Juta Jiwa

Sekaligus memperkuat kepercayaan diri wartawan dalam menyampaikan informasi yang berdampak bagi masyarakat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini