Apa Sanksi Polisi Viral Bawa Parang ke Rumah Wali Kota Palopo?

Adanya dugaan unsur sakit hati yang melatarbelakangi tindakan tersebut

Muhammad Yunus
Minggu, 10 Mei 2026 | 08:20 WIB
Apa Sanksi Polisi Viral Bawa Parang ke Rumah Wali Kota Palopo?
Ilustrasi parang [SuaraSulsel.id/Dok. Kepolisian]
Baca 10 detik
  • Oknum polisi berinisial SL mendatangi rumah Wali Kota Palopo sambil membawa parang pada 24 April 2026 malam.
  • Polres Palopo sedang memproses kasus ini melalui jalur pidana oleh Reserse serta pemeriksaan etik oleh pihak Propam.
  • Tindakan tersebut diduga mengandung unsur intimidasi dan pengancaman karena pelaku meneror penghuni rumah dengan senjata tajam.

SuaraSulsel.id - Kasus oknum polisi yang mendatangi rumah pribadi Wali Kota Palopo sambil membawa parang kini memasuki proses hukum dan etik secara bersamaan.

Polres Palopo memastikan anggota polisi berinisial SL tidak hanya diperiksa oleh Propam terkait dugaan pelanggaran disiplin dan kode etik profesi, tetapi juga diproses pidana oleh penyidik Reserse.

Peristiwa tersebut sebelumnya menyita perhatian publik setelah rekaman kamera pengawas (CCTV) memperlihatkan aksi SL viral di media sosial.

Dalam video itu, SL terlihat membawa parang, memanjat pagar rumah pribadi Wali Kota Palopo, Naili Trisal lalu berteriak di depan rumah.

Baca Juga:Gagal Jadi Direksi PAM-TM? Ini Motif Oknum Polisi Mengamuk di Rumah Wali Kota Palopo

Kasi Humas Polres Palopo, AKP Marsuki mengatakan pemeriksaan terhadap SL masih terus berlangsung. Penanganan perkara dibagi dalam dua jalur, yakni pemeriksaan etik oleh Propam dan proses pidana oleh penyidik Reserse Polres Palopo.

"Yang bersangkutan sudah dimintai keterangan dan ditangani Propam. Tinggal tindak lanjut unsur pidananya di Reserse," ujar Marsuki, Sabtu, 9 Mei 2026m

Ia menjelaskan dugaan pelanggaran disiplin dan etik profesi menjadi ranah Propam, sementara dugaan tindak pidana akan diproses oleh penyidik Satreskrim.

"Kalau masalah etik dan disiplin ditangani Propam, sedangkan pidananya nanti ditangani Reserse," katanya.

Meski demikian, Marsuki belum membeberkan secara rinci motif aksi yang dilakukan SL. Namun, ia mengungkapkan adanya dugaan unsur sakit hati yang melatarbelakangi tindakan tersebut.

Baca Juga:Oknum Polisi yang Terobos Rumah Wali Kota Palopo Diperiksa Propam

"Ada unsur sakit hati, tapi saya belum bisa masuk terlalu jauh ke sana," jelasnya.

Kasus ini bermula saat seorang pria mendatangi rumah pribadi Wali Kota Palopo pada 24 April 2026 sekitar pukul 20.31 Wita.

Aksi itu terekam kamera CCTV dan videonya kemudian beredar luas di media sosial. Belakangan diketahui pria tersebut merupakan anggota kepolisian berinisial SL yang bertugas di Polres Palopo.

Dalam rekaman CCTV, SL terlihat membawa parang sambil memanjat pagar rumah wali kota. Setelah masuk ke area rumah, ia disebut menggedor pagar dan berteriak meminta wali kota keluar.

Kuasa hukum Pemerintah Kota Palopo, Sahrul menyebut tindakan itu diduga mengandung unsur intimidasi dan pengancaman menggunakan senjata tajam.

"Pelaku terlihat memanjat pagar sambil membawa parang, kemudian menggedor pagar dan berteriak meminta wali kota keluar dengan ucapan yang kasar," ujar Sahrul.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini