- Seorang ibu rumah tangga bernama Suriani (41) membakar etalase Toko Emas Logam Mulia di Makassar pada 12 Februari 2026.
- Pelaku diduga membakar etalase untuk memicu kepanikan dan mencuri sekitar 800 gram emas senilai Rp1 miliar.
- Suriani berhasil diamankan warga beserta emas curian sebelum diserahkan kepada pihak Polrestabes Makassar.
Warga kemudian menyerahkan Suriani kepada pihak kepolisian.
Tak lama berselang, Unit Jatanras, piket Reskrim, dan tim identifikasi Polrestabes Makassar tiba di lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).
Dari lokasi, polisi mengamankan barang bukti berupa botol air mineral yang telah terbakar dan diduga digunakan untuk membawa bensin.
Polisi memastikan benda tersebut bukan bom molotov, melainkan botol biasa yang diisi bahan bakar.
Baca Juga:7 Fakta Pembakaran Toko Emas di Somba Opu Makassar
"Pelaku sudah menyiapkan bensin dalam kemasan botol air mineral sejak dari kampungnya di Bantaeng. Jadi memang sudah direncanakan," ungkap Supriadi.
Dari hasil pemeriksaan sementara, Suriani mengakui perbuatannya. Ia menyebut nekat melakukan pencurian karena terlilit utang dan membutuhkan uang untuk membayarnya.
"Motifnya untuk mencuri dan hasilnya akan digunakan membayar utang," kata Supriadi.
Polisi juga menyebut pelaku beraksi seorang diri. Meski demikian, penyidik masih mendalami kemungkinan adanya pihak lain yang terlibat atau mengetahui rencana tersebut.
"Pengakuannya seorang diri, tapi masih kami dalami (keterlibatan pihak lain)," sebutnya.
Baca Juga:Identitas Pelaku Pembakaran Toko Emas di Kota Makassar
Sebelumnya, dalam video yang sempat beredar di media sosial, terlihat kepanikan di dalam toko saat api menyala.
Karyawan dan pengunjung berhamburan keluar untuk menyelamatkan diri. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut.
Salah seorang saksi mata di lokasi, Anto mengatakan pelaku awalnya tidak menunjukkan gelagat mencurigakan.
"Iya, pelakunya perempuan. Pakai jilbab biasa, tidak menutupi wajah. Awalnya dilayani seperti pembeli biasa," ujarnya.
Menurut Anto, kejadian berlangsung sangat cepat. Saat karyawan sedang melayani, pelaku tiba-tiba menyalakan api dari botol berisi bensin yang dibawanya.
"Tidak ada ledakan. Api langsung membesar dari botol air mineral itu. Semua orang panik," katanya.