- Pemprov Sulsel berkomitmen memperkuat ekonomi daerah untuk hadapi ketidakpastian global pada Outlook Ekonomi 2026.
- Pemerintah Sulsel sedang membangun infrastruktur vital meliputi jalan, irigasi, dan rumah sakit regional dengan skema multiyears.
- Pembangunan infrastruktur tersebut bertujuan mempercepat pemerataan, mendukung pertanian, serta konektivitas kawasan industri dan pariwisata.
SuaraSulsel.id - Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat fondasi ekonomi daerah dalam menghadapi dinamika dan ketidakpastian global tahun 2026.
Hal tersebut disampaikan Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian (Diskominfo-SP) Sulawesi Selatan yang diwakili Sekretaris Diskominfo-SP Sulsel, Sultan Rakib, saat membuka kegiatan Outlook Ekonomi 2026 Herald Indonesia di Hotel Claro, Makassar, Jumat malam, 23 Januari 2026.
Dalam sambutan Kepala Diskominfo-SP Sulsel Andi Winarno Eka Putra yang dibacakan Sultan Rakib, Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Herald Indonesia atas penyelenggaraan forum Outlook Ekonomi yang mengangkat tema membaca arah ekonomi daerah dan nasional 2026.
Forum tersebut dinilai relevan dan strategis serta sejalan dengan agenda pembangunan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan.
Baca Juga:Bantuan Keuangan Pemprov Sulsel Percepat Perbaikan Ruas Jalan di Enrekang
Sulawesi Selatan, kata Sultan Rakib, terus berupaya memperkuat perannya sebagai lokomotif ekonomi di Kawasan Timur Indonesia.
Namun demikian, tantangan ke depan tidaklah ringan, mengingat adanya ketidakpastian global yang beriringan dengan peluang besar pada sektor ekonomi kreatif dan ekonomi digital.
Saat ini Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan tengah melaksanakan pembangunan infrastruktur jalan, irigasi, dan rumah sakit regional provinsi dengan skema multiyears.
"Hal ini merupakan bagian dari komitmen Pemprov Sulsel untuk mempercepat pemerataan pembangunan di seluruh wilayah Sulsel,” kata Sultan Rakib dalam sambutannya.
Pembangunan infrastruktur tersebut mencakup perbaikan dan peningkatan kualitas jalan serta jembatan yang masuk dalam kriteria lalu lintas harian rata-rata (LHR) tinggi, wilayah terisolasi, dan kondisi jalan rusak.
Baca Juga:Lulus SNPMB Unhas? Jangan Lupa Lakukan Ini atau Status Kelulusan Anda Hangus
Program ini juga diarahkan untuk meningkatkan kapasitas jalur utama transportasi barang dan jasa antarwilayah, kawasan wisata, serta kawasan industri yang terintegrasi dengan pelabuhan dan bandara.
Selain infrastruktur konektivitas, Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan di bawah kepemimpinan Gubernur Andi Sudirman Sulaiman juga melakukan pembangunan jaringan irigasi baru seluas 54.000 hektare.
Program ini ditujukan untuk memperkuat sektor pertanian dan mendukung kemandirian pangan daerah, sekaligus meningkatkan produktivitas petani dan memperluas areal pertanian beririgasi teknis.
Melalui forum Outlook ini, Sultan berharap akan lahir gagasan-gagasan segar dan kolaborasi lintas sektor yang dapat memperkuat daya tahan ekonomi kita, baik di tingkat daerah maupun nasional.
"Saya juga ingin memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Herald.id. Sebagai media, Herald.id tidak hanya berperan sebagai penyampai berita, tetapi juga sebagai kontrol sosial dan mitra strategis pemerintah dalam mengedukasi masyarakat mengenai kebijakan ekonomi,” jelas Sultan Rakib.
Pada kesempatan tersebut, Sultan Rakib juga menyampaikan ucapan selamat kepada para penerima penghargaan dalam rangkaian Herald Award 2026.