- Isu kepindahan Rusdi Masse (RMS) dari NasDem ke PSI menguat setelah mendampingi Kaesang Pangarep di Tana Toraja
- Partai Solidaritas Indonesia (PSI) akan mengadakan Rakernas di Makassar pada 29 Januari 2026, yang dikabarkan dihadiri Presiden Joko Widodo.
- Sekretaris DPW NasDem Sulsel bertemu Surya Paloh terkait pesan untuk melanjutkan perjuangan partai pemenang pemilu di Sulsel.
SuaraSulsel.id - Isu kepindahan Rusdi Masse (RMS) dari Partai NasDem ke Partai Solidaritas Indonesia (PSI) menguat setelah RMS terlihat mendampingi Ketua Umum PSI, Kaesang Pangarep dalam kunjungan ke Tana Toraja, Sulawesi Selatan, Kamis, 22 Januari 2026.
Momen tersebut kian memunculkan spekulasi soal kemungkinan RMS akan bergabung dengan PSI. Setelah mundur dari NasDem.
Isu kepindahan RMS sejatinya telah berembus sejak beberapa waktu terakhir.
Kehadiran langsung RMS mendampingi Kaesang Pangarep di ruang publik Sulawesi Selatan dinilai sebagai sinyal politik untuk hijrah.
Baca Juga:PSI Siap Sambut Kehadiran Rusdi Masse di Rakernas Makassar
Apalagi, PSI dijadwalkan menggelar Rapat Kerja Nasional (Rakernas) di Makassar pada 29 Januari hingga awal Februari 2026.
Rusdi Masse sendiri saat ini menjabat sebagai Ketua DPW NasDem Sulsel sekaligus Wakil Ketua Komisi III DPR RI.
Namun, posisi strategis RMS di PSI juga tak bisa dilepaskan dari fakta bahwa kursi Ketua PSI Sulsel kini diduduki oleh putra bungsunya, Muammar Ferirae Gandi Rusdi.
Kondisi ini membuat spekulasi kepindahan RMS semakin menjadi sorotan publik dan perbincangan hangat di kalangan elite politik Sulsel.
Bahkan beredar kabar RMS telah mengajukan surat pengunduran diri kepada Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai NasDem.
Baca Juga:NasDem Usul Pergantian 4 Anggota di DPRD Sultra dan Konsel, Ini Daftarnya!
Meski belum dikonfirmasi secara resmi, isu tersebut disebut-sebut akan terjawab dalam Rakernas PSI di Makassar.
Sejumlah sumber menyebut akan ada kejutan politik dalam agenda tersebut, termasuk kemungkinan diperkenalkannya RMS sebagai kader baru PSI.
Rakernas PSI di Makassar juga dikabarkan akan dihadiri Presiden RI ke-7 Joko Widodo.
Kehadiran Jokowi dinilai akan menambah bobot politik Rakernas PSI, sekaligus mempertegas posisi partai gajah dalam konstelasi nasional maupun regional Sulawesi Selatan.
Di tengah menguatnya spekulasi tersebut, Sekretaris DPW NasDem Sulsel, Syaharuddin Alrif justru terpantau menemui Ketua Umum Partai NasDem, Surya Paloh di Jakarta pada hari yang sama.
Pertemuan itu menambah lapisan dinamika internal NasDem Sulsel meski Syaharuddin sendiri masih memilih irit bicara.
"Pertemuan biasa untuk minta saran dan nasehat," ujar Syaharuddin Alrif, Jumat, 23 Januari 2026.
Syaharuddin mengungkapkan Surya Paloh menitipkan pesan agar perjuangan Partai NasDem di Sulawesi Selatan tetap dilanjutkan.
Bupati Kabupaten Sidrap itu menegaskan NasDem memiliki tanggung jawab besar terhadap amanah masyarakat Sulsel, mengingat partai tersebut keluar sebagai pemenang Pemilu 2024 di provinsi ini.
"Pesan beliau lanjutkan perjuangan. Jaga amanah masyarakat Sulsel dan amanah siap dilaksanakan," ucap Syaharuddin.
Selain bertemu Surya Paloh, Syaharuddin juga melakukan pertemuan dengan Wakil Ketua Umum NasDem, Saan Mustopa. Namun, lagi-lagi, mantan Wakil Ketua DPRD Sulsel itu juga enggan menjelaskan substansi pembahasan dalam pertemuan tersebut.
Jokowi Akan Hadiri Rakernas PSI
Sementara itu, dari kubu PSI, sinyal politik menjelang Rakernas di Makassar semakin terbuka.
Ketua Harian PSI Sulsel, Rahman Syah membenarkan bahwa nama Joko Widodo telah masuk dalam susunan acara Rakernas yang disetujui pengurus pusat.
"Insyaallah dari jadwal acara yang di-acc oleh pengurus pusat, Pak Jokowi, mantan Presiden ke-7, akan memberikan ceramah umum pada 31 Januari 2026," ujar Rahman Syah usai menemui Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, Kamis, 22 Januari 2026.
Selain Jokowi, Rakernas PSI di Makassar juga dijadwalkan dihadiri jajaran elite partai, mulai dari Ketua Umum PSI Kaesang Pangarep, Sekretaris Jenderal Raja Juli Antoni, hingga Bendahara Umum Fenty Noverita Indrawaty.
Sejumlah agenda telah disiapkan termasuk doa dan zikir pada malam 28 Januari serta kegiatan jalan santai pada 1 Februari 2026.
Seluruh rangkaian kegiatan akan dipusatkan di Hotel Claro Makassar, dengan Anjungan Pantai Losari menjadi lokasi utama kegiatan jalan santai.
Rahman Syah bilang, sekitar 2.000 peserta Rakernas diperkirakan hadir di Makassar, termasuk rombongan pendukung dan penggembira.
"Ada sekitar 2.000 peserta Rakernas. Yang lebih banyak saya lihat justru penggembira, jumlahnya hampir sama dengan jumlah kader," kata Rahman.
Ia menambahkan Makassar dipilih sebagai tuan rumah Rakernas PSI karena faktor strategis, terutama kemudahan akses transportasi sebagai hub Indonesia Timur.
Rahman juga menyampaikan pesan Wali Kota Makassar agar seluruh rangkaian kegiatan Rakernas berjalan tertib dan tetap menjaga stabilitas daerah.
Kontributor : Lorensia Clara Tambing