Korban Pesawat ATR 42-500 Dievakuasi Menggunakan Helikopter

Jenazah korban berjenis kelamin laki-laki tersebut dievakuasi dari jurang sedalam sekitar 200 meter

Muhammad Yunus
Rabu, 21 Januari 2026 | 09:58 WIB
Korban Pesawat ATR 42-500 Dievakuasi Menggunakan Helikopter
Tim SAR gabungan mengevakuasi satu jenazah korban pertama kecelakaan pesawat ATR 42-500 yang jatuh di wilayah pegunungan Maros-Pangkep, Sulawesi Selatan, Rabu 21 Januari 2026 [SuaraSulsel.id/Basarnas]
Baca 10 detik
  • Jenazah pertama korban kecelakaan pesawat ATR 42-500 berhasil dievakuasi Rabu (21/1/2026) dari jurang Maros-Pangkep oleh tim SAR gabungan.
  • Evakuasi jenazah pertama dilakukan menggunakan helikopter Basarnas melalui teknik hoist dari dasar jurang sedalam 200 meter.
  • Basarnas juga menyerahkan jenazah korban kedua kecelakaan pesawat ATR 42-500 kepada tim DVI Polri

Pembagian tugas pencarian dilakukan melalui beberapa Search and Rescue Unit (SRU).

SRU 1 dengan kekuatan 50 personel melanjutkan pencarian di sekitar lokasi penemuan korban pertama di kawasan Lampeso.

SRU 2 dengan 28 personel menyisir area ditemukannya bagian ekor pesawat.

SRU 3 bergerak dari posko menuju puncak dengan membawa peralatan vertical rescue, melibatkan 75 personel.

Baca Juga:[CEK FAKTA] Smartwatch Kopilot ATR 42-500 Bergerak Ribuan Langkah Setelah Kecelakaan?

Sementara SRU 4 menyisir area air terjun patahan 4 dan 5, lokasi ditemukannya bagian mesin pesawat, dengan kekuatan 40 personel.

Korban Kedua Diserahkan ke DVI

Basarnas juga telah mengevakuasi jenazah korban kedua kecelakaan pesawat Indonesia Air Transport (IAT) ATR 42-500 dan menyerahkannya kepada tim DVI Polri pada Selasa malam, 20 Januari 2026.

Korban kedua tersebut berjenis kelamin perempuan.

Direktur Operasi Basarnas RI, Laksamana Pertama TNI Yudhi Bramantyo mengatakan jenazah korban kedua ditemukan pada Senin sore, 20 Januari 2026, sekitar pukul 14.25 Wita di kedalaman jurang sekitar 500 meter di kawasan Gunung Bulusaraung, Kabupaten Pangkep.

Baca Juga:Cerita Saiful Sisir Lereng Gunung Bulusaraung, Temukan Korban Diduga Pramugari

"Evakuasi korban kedua memakan waktu lama karena medan yang ekstrem dan kondisi cuaca yang tidak mendukung. Jenazah baru bisa dibawa ke puncak sekitar pukul 17.15 Wita," kata Yudhi di Biddokes Polda Sulsel.

Setelah berhasil dievakuasi ke puncak Gunung Bulusaraung, jenazah korban kedua dibawa ke Posko AJU Tompo Bulu, Kabupaten Pangkep, sebelum akhirnya dibawa ke Polda Sulsel.

"Sekitar pukul 22.45 Wita, jenazah korban kedua kami serahkan kepada tim DVI Polda Sulsel untuk proses identifikasi," ujarnya.

Hingga kini, operasi pencarian dan evakuasi korban kecelakaan pesawat ATR 42-500 masih terus berlangsung.

Sekitar 1.200 tim SAR gabungan masih menghadapi kendala medan terjal dan cuaca yang berubah-ubah dalam upaya menemukan korban lainnya.

Kontributor : Lorensia Clara Tambing

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Merek Sepatu Apa yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Karakter Utama di Drama Can This Love be Translated?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Menu Kopi Mana yang "Kamu Banget"?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Tipe Kepribadian MBTI Apa Sih Sebenarnya?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Zodiak Paling Cocok Jadi Jodohmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tua Usia Kulitmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apa Mobil yang Cocok untuk Introvert, Ambivert dan Ekstrovert?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Detail Sejarah Isra Miraj?
Ikuti Kuisnya ➔
POLLING: 'Mens Rea' Pandji Pragiwaksono, Apa Layak Dilaporkan Polisi?
Ikuti Kuisnya ➔
Cek Prediksi Keuangan Kamu Tahun Depan: Akan Lebih Cemerlang atau Makin Horor?
Ikuti Kuisnya ➔
POLLING: Kamu di 2026 Siap Glow Up atau Sudah Saatnya Villain Era?
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini