Mahasiswa Makassar Demo Tuntut Usut Tuntas Kematian Affan Kurniawan

Demo mahasiswa di Makassar terkait kematian pengemudi ojol, Affan, akibat terlindas rantis polisi saat unjuk rasa di Jakarta. Tuntut usut tuntas. 7 polisi diperiksa.

Eviera Paramita Sandi
Jum'at, 29 Agustus 2025 | 18:49 WIB
Mahasiswa Makassar Demo Tuntut Usut Tuntas Kematian Affan Kurniawan
Aksi mahasiswa di Makassar, Sulawesi Selatan, Jumat (29/8/2025) [Suara.com/Lorensia Clara]

Selain spanduk, mahasiswa juga mengibarkan bendera bergambar tengkorak khas One Piece.

Simbol itu, menurut mereka, bukan bentuk provokasi melainkan semangat perlawanan.

“Turut berduka cita atas meninggalkan sila kelima Pancasila,” teriak jenderal lapangan saat orasi.

Ia juga menegaskan bahwa bendera tengkorak yang dibawa massa bukan simbol kudeta.

Baca Juga:Polisi Deg-degan Lihat Mahasiswa Bawa Parang Panjang, Ternyata...

“Ini hanya bendera tengkorak dengan tulang menyilang, jangan dimaknai macam-macam,” ujarnya.

Hingga berita ini diturunkan, demonstrasi masih berlangsung di sejumlah titik.

Seperti diketahui, aksi unjuk rasa di sekitar kompleks Parlemen, Senayan, memakan korban jiwa.

Seorang pengemudi ojek online alias ojol, bernama Affan Kurniawan tewas secara mengenaskan setelah terlindas kendaraan taktis (rantis) polisi di kawasan Pejompongan, Jakarta Pusat.

Insiden tragis ini terjadi di tengah upaya aparat membubarkan massa demonstran yang kian meluas dari depan Gedung DPR RI.

Baca Juga:15 Titik Demo di Makassar Hari Ini: Tuntut Ganti Presiden, Korupsi CSR BI, Hingga Lingkungan

Rekan korban, Didin Ardianto mengaku menjadi saksi mata detik-detik Affan tewas.

Menurut Didin, korban sempat panik dan terjatuh sebelum akhirnya ditabrak dan dilindas.

la menyebut massa sebenarnya sudah berteriak memperingatkan aparat, namun tidak digubris.

"Padahal sempat ditahan sama massa, sudah teriak ada gojek di bawah, tapi tetap enggak digubris. Dilindes abis sama dia sampai ban depan, ban belakang," ujarnya.

Kematian Affan lantas memicu kemarahan masyarakat Indonesia.

Sementara, Kadiv Propam Polri, Irjen Abdul Karim mengatakan tujuh anggota Brimob tengah diperiksa secara intensif untuk mendalami.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Ingin dapat update berita terbaru langsung di browser Anda?