Wagub Sulsel Tegas: Stunting Bukan Hanya Urusan Satu Instansi

Percepatan penurunan stunting adalah tanggung jawab bersama lintas sektor, bukan hanya tugas satu instansi

Muhammad Yunus
Minggu, 27 Juli 2025 | 15:30 WIB
Wagub Sulsel Tegas: Stunting Bukan Hanya Urusan Satu Instansi
Wagub Sulsel Fatmawati membuka kegiatan Monitoring dan Evaluasi Program Pencegahan dan Percepatan Penurunan Stunting Provinsi Sulsel di Hotel Novotel Makassar, Sabtu (26/7/2025) [SuaraSulsel.id/Humas Pemprov Sulsel]

SuaraSulsel.id - Wakil Gubernur Sulawesi Selatan, Fatmawati Rusdi, menegaskan bahwa percepatan penurunan stunting adalah tanggung jawab bersama lintas sektor, bukan hanya tugas satu instansi.

“Penanganan stunting ini adalah investasi jangka panjang untuk mencetak generasi emas. Kita harus satu visi, satu frekuensi, dan jangan sampai terpecah oleh ego sektoral atau ego elektoral,” tegas Fatmawati saat membuka kegiatan Monitoring dan Evaluasi Program Pencegahan dan Percepatan Penurunan Stunting Provinsi Sulsel di Hotel Novotel Makassar, Sabtu (26/7/2025).

Acara ini juga menjadi bagian dari Rakerda Program Bangga Kencana dan Percepatan Penurunan Stunting Tingkat Provinsi Sulsel 2025.

Dalam kesempatan tersebut, Fatmawati memantau langsung laporan dari perwakilan kabupaten/kota se-Sulsel.

Baca Juga:Pemprov Sulsel Hadirkan Dokter Spesialis ke Pulau Terpencil

Ia menekankan pentingnya validasi data stunting yang akurat dan pemantauan berkala oleh Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS).

“Data yang benar adalah kunci. Posyandu sebagai garda terdepan juga harus terus kita perkuat,” tambahnya.

Fatmawati turut mengapresiasi capaian Provinsi Sulsel yang berhasil mencatat penurunan angka stunting signifikan.

Saat ini, Sulsel berada di posisi ketiga nasional bersama Sumatera Selatan dengan penurunan lebih dari 4 persen, di bawah Papua Tengah (lebih 6 persen) dan Jawa Barat (lebih 5 persen).

Ia juga mendorong penguatan program GENTING (Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting) yang melibatkan ASN sebagai orang tua asuh bagi anak-anak berisiko stunting.

Baca Juga:Kepala Bappeda Sulsel Mundur, Diduga Imbas Kisruh Gaji PPPK

“Ini bentuk nyata komitmen moral kita. Bukan hanya aturan dan program, kita harus ikut turun langsung,” ujarnya.

Sementara itu, Plt Kepala Bappelitbangda Sulsel, Muhammad Saleh, menyebut Rakerda 2025 sebagai momen strategis untuk menyatukan langkah pusat dan daerah, khususnya mendukung lima program Quick Win BKKBN, seperti GENTING, TAMASYA, GATI, AKAL IMITASI, dan SIDAYA.

“Tahun 2025 adalah awal RPJPN. Ini kesempatan besar yang tidak boleh kita sia-siakan,” ucap Saleh.

Deputi Bidang Pengendalian Penduduk BKKBN, Dr. Bonivasius Prasetya Ichtiarto, turut hadir dan memuji arah kebijakan Sulsel yang dinilai sejalan dengan Asta Cita Pemerintah Pusat.

“Kunci keberhasilan penurunan stunting ada pada kolaborasi semua pihak. Posyandu harus kita jadikan milik bersama,” ujarnya.

Rakerda ini diikuti 176 peserta dari seluruh kabupaten/kota di Sulsel.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Cocok Kamu Jadi Orang Kaya? Tebak Logo Merek Branded Ini
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: iPhone Seri Berapa yang Layak Dibeli Sesuai Gajimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Andai Kamu Gabung Kabinet, Cocoknya Jadi Menteri Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Masuk ke Dunia Disney Tanpa Google, Bisakah Selamat?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Hidupmu Diangkat ke Layar Lebar, Genre Film Apa yang Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kira-Kira Cara Kerjamu Mirip dengan Presiden RI ke Berapa?
Ikuti Kuisnya ➔
Checklist Mobil Bekas: 30 Pertanyaan Pemandu pas Cek Unit Mandiri, Penentu Layak Beli atau Tidak
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Mental Health Check-in, Kamu Lagi di Fase Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pilih Jenis Motor Favorit untuk Tahu Gaya Pertemanan Kamu di Jalanan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Gibran Rakabuming Raka?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 15 Soal Matematika Kelas 9 SMP dan Kunci Jawaban Aljabar-Geometri
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini