Pemkot Makassar dan Pemprov Sulsel sedang mengebut Detail Engineering Desain (DED) dan analisis mengenai dampak lingkungan dan lalu lintas.
Kepala Kantor Otoritas Bandar Udara Wilayah V Makassar Asri Santosa mengatakan pihaknya sudah membantu Pemda memetakan titik koordinat dengan ketinggian bangunan yang aman pada titik-titik tertentu bagi KKOP.
Asri menjelaskan bahwa pembangunan Stadion di Kawasan Olahraga Sudiang tidak akan bermasalah dengan KKOP. Bahkan, kata ia, akan ada penyesuaian-penyesuaian terkait jalur penerbangan di sekitar area tersebut.
"Ya sedikit berubah. Nanti ada namanya Direktorat Navigasi Penerbangan yang akan mengevaluasi jalurnya, jadi pesawat bisa masuk dengan aman," ujarnya.
Baca Juga:Pertarungan Sengit! Empat Paslon Berebut Kursi Wali Kota Makassar 2024
Di stadion nantinya juga akan ada lampu rotator standar penerbangan yang diletakkan pada ketinggian yang ditentukan. Kata Asri, itu berfungsi untuk menandakan keberadaan Stadion agar diketahui oleh pilot yang hendak melintas di sekitar area tersebut.
"Di situlah nanti kita bisa tahu kita posisinya di mana, sebelah sini ada stadion, kita (pesawat) tidak boleh mendekat," sebutnya.
Asri juga mengungkapkan, tidak ada masalah jika stadion nantinya beraktivitas malam hari. Namun, ia menegaskan beberapa persyaratan harus dipenuhi dan diawasi.
Misalnya, tidak boleh memainkan lampu, laser, layangan, hingga drone karena dapat membahayakan penerbangan.
"(Secara umum) Tidak masalah. Ada beberapa persyaratan, selain titik ketinggian, tidak boleh pakai laser, lepas balon, kalau pakai laser pilotnya silau. Kadang-kadang kalau lagi ada acara apa itu pada terbang tinggi (balon, drone), itu bisa kena pesawat juga," jelasnya.
Baca Juga:Intip Kekayaan Seto-Rezki, Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Makassar Pendaftar Pertama di KPU
Kontributor : Lorensia Clara Tambing