Saat ini bencana longsor dan banjir di Sulawesi selatan sudah ditetapkan sebagai status tanggap darurat. Kata Suharyanto, pemerintah bekerjasama dengan sejumlah pihak berfokus pada melakukan pertolongan, pencarian korban, dan membantu pengungsi.
"Namun kita fokus proses tanggap darurat dulu dan beberapa akses saudara kita masih terputus. Jadi setelah masa tanggap darurat selesai, baru rencana rehabilitasi dan rekonstruksi," ungkap Suharyanto.
Seperti diketahui, sejumlah wilayah di Sulawesi Selatan mengalami banjir bandang dan longsor diantaranya, Luwu, Sidrap, Wajo, Luwu Utara, Enrekang, Sinjai, dan Pinrang. Daerah tersebut sebelumnya diguyur hujan dengan intensitas tinggi.
Hingga kini ada 13 orang yang dilaporkan meninggal dunia dan satu orang masih dalam proses pencarian.
Baca Juga:BNPB: Banjir Soppeng dan Enrekang Telah Surut
Kontributor : Lorensia Clara Tambing