Kisah ODGJ di Makassar, Punya Penghasilan Setiap Bulan Dari Berkebun

Berkebun ternyata memiliki manfaat untuk kesehatan, baik fisik maupun mental

Muhammad Yunus
Selasa, 30 April 2024 | 15:09 WIB
Kisah ODGJ di Makassar, Punya Penghasilan Setiap Bulan Dari Berkebun
Peter, ODGJ di Kota Makassar, Sulawesi Selatan, memanen sayur di kebun hidroponil Sentra Wirajaya [SuaraSulsel.id]

SuaraSulsel.id - Berkebun ternyata memiliki manfaat untuk kesehatan, baik fisik maupun mental. Kegiatan ini dapat meningkatkan kemampuan mengelola emosi serta mengurangi gejala depresi dan gangguan kecemasan bagi Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ).

Seperti yang dialami oleh Peter (52 tahun), penerima manfaat ODGJ yang sedang menjalani proses pemulihan di Sentra Wirajaya Kementerian Sosial Makassar.

Peter sudah lima bulan berkebun tanaman selada hidroponik. Menurutnya berkebun bisa menjadi sarana terapi yang efektif untuk memulihkan jiwanya agar kembali sehat.

"Ketika berkebun pikiran menjadi tenang. Beban yang menghimpit terasa lebih ringan," ujar Peter kepada Suara.com, Selasa, 30 April 2024.

Baca Juga:RB BRI Kolaborasi dengan Lembaga Pendidikan, Cetak Calon Wirausaha Masa Depan

Peter saat ini sudah mahir memindahkan bibit selada dari media tanam (rockwool) ke dalam netpot.

Setiap pagi, setelah berolahraga dan membersihkan diri, ia singgah di greenhouse Sentra Wirajaya untuk melihat perkembangan tanaman.

Saat panen, dari kebun hidroponiknya bisa menghasilkan sekitar 34-38 kilogram selada. Harga jualnya mencapai Rp25.000 per kilogram.

Pada panen terakhir baru-baru ini, Peter mengantongi Rp900 ribu dari hasil usahanya. Uang itu kemudian ia tabung.

Tidak sekedar mencari keuntungan finansial, melalui berkebun Peter juga berlatih berinteraksi dengan orang lain.

Baca Juga:100 Gerobak Kuliner Gratis Ramaikan Nobar Semi Final Indonesia Vs Uzbekistan di Makassar

Selain itu yang lebih penting, dengan berkebun Peter berlatih hidup mandiri dan menjadi manusia seutuhnya yang bermanfaat untuk orang lain.

"Kondisinya berbeda jika tinggal di rumah sakit yang aktivitasnya dibatasi supaya tidak mengganggu pasien lain," kata Peter yang pernah berprofesi sebagai aparat penegak hukum ini.

Kepala Sentra Wirajaya Nur Alam menambahkan, ada tujuh ODGJ lainnya yang ditangani Sentra Wirajaya.

Semuanya ditangani secara optimal sesuai kondisi kesehatannya, termasuk diberi obat secara rutin dan diberi kesempatan berkebun atau keterampilan lain sudah mempunyai respon baik.

Nur Alam percaya jika ditangani dengan baik, ODGJ bisa pulih, sehat kembali dan mandiri.

Jika sudah sehat, Sentra Wirajaya akan mencari keluarganya sehingga ODGJ bisa berkumpul kembali dengan keluarganya serta hidup berbaur di tengah masyarakat.

Kontributor : Lorensia Clara Tambing

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kamu Tipe Wanita Alpha, Sigma, Beta, Delta, Gamma, atau Omega?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Motor Impian Paling Pas dengan Gaya Hidup, Apakah Sudah Sesuai Isi Dompetmu?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Matematika Kelas 9 SMP Materi Transformasi Geometri dan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Andai Bisa Ganti Pekerjaan, Apa Profesi Paling Pas Buat Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Tipe Traveler Macam Apa Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Member CORTIS yang Akan Kasih Kamu Cokelat Valentine?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 12 SMA Lengkap dengan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pilih Satu Warna, Ternyata Ini Kepribadianmu Menurut Psikologi
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 16 Soal Bahasa Indonesia untuk Kelas 9 SMP Beserta Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini