Pendeta Gilbert Lumoindong Dilaporkan ke Polrestabes Makassar

Pendeta Gilbert Lumoindong dilaporkan ke polisi kasus dugaan penistaan agama

Muhammad Yunus
Selasa, 16 April 2024 | 08:34 WIB
Pendeta Gilbert Lumoindong Dilaporkan ke Polrestabes Makassar
Ketua Forum Arimatea Sulsel, Jumzar Rachman, didamping dua orang pengacara, usai memasukkan laporan di Polrestabes Makassar terkait dugaan penistaan agama oleh pendeta Gilbert, Senin 15 April 2024 [SuaraSulsel.id/Forum Arimatea Sulsel]

SuaraSulsel.id - Pendeta Gilbert Lumoindong dilaporkan ke polisi kasus dugaan penistaan agama.

Pendeta Gilbert dipolisikan buntut dari viralnya sebuah video di media sosial yang menayangkan sosok Gilbert dengan penyampaian yang menyinggung ibadah zakat dan salat dalam Islam.

Dalam video itu, Gilbert membandingkan kewajiban zakat umat Islam 2,5 persen dengan Kristen yang 10 persen.

Dalam potongan video itu, Gilbert juga sempat memperagakan gerakan mirip salat.

Baca Juga:Narkoba Jenis Baru Ditemukan di Kota Makassar

“Video itu membuat kami, umat Islam, merasa tersakiti, kok bisa-bisanya dia (Gilbert) mengomentari dan terkesan mengolok-olok syariat Islam, sesuatu yang kami imani,” kata Ketua Forum Arimatea Sulawesi Selatan, Jumzar Rachman, didampingi dua orang pengacara, usai memasukkan laporan bernomor: STPL/426/IV/RES.1.24/2024/RESKRIM.

Dia menegaskan, Gilbert harus mempertanggungjawabkan ucapannya. Jumzar berharap penyidik Polrestabes Makassar segera melakukan pemeriksaan terhadap Gilbert.

“Ini tidak boleh dibiarkan, Gilbert telah menciderai nilai-nilai toleransi,” ujarnya, Senin, 14 April 2024.

Minta Maaf

Pendeta Gilbert Lumoindong menyatakan permintaan maafnya terkait pidato kontroversialnya yang viral di media sosial. Permintaan maaf Pendeta Gilbert disampaikan di hadapan Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 sekaligus Ketua Dewan Masjid Indonesia (DMI), Jusuf Kalla, pada Senin (15/4/24).

Baca Juga:Satu Pekerja Meninggal, Polisi Terima Informasi Penyebab Kebakaran di Pabrik PT Charoen Pokphand Makassar

Dalam kesempatan tersebut, Pendeta Gilbert menyampaikan penyesalannya atas kegaduhan yang terjadi.

"Saya dengan segala kerendahan hati meminta maaf karena kegaduhan yang ada," ungkap Pendeta Gilbert di kediaman Jusuf Kalla.

Pendeta Gilbert juga memberikan klarifikasi bahwa dirinya tidak berniat menghina umat Islam. Menurut Gilbert, video ceramahya telah dipotong dan diedit sedemikian rupa oleh orang yang tidak bertanggung jawab hingga viral di media sosial.

Padahal, menurut Gilbert, ceramah yang disampaikan sebenarnya autokritik untuk umat Kristiani yang diberikan kemudahan dalam beribadah.

Dirinya juga menegaskan bahwa ceramah tersebut hanya untuk kalangan internal jemaahnya saja.

Namun begitu, dirinya tetap meminta maaf atas kegaduhan yang telah terjadi. Gilbert juga mengatakan bahwa dirinya menjunjung persatuan yang ada di Indonesia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Andai Kamu Gabung Kabinet, Cocoknya Jadi Menteri Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Masuk ke Dunia Disney Tanpa Google, Bisakah Selamat?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Hidupmu Diangkat ke Layar Lebar, Genre Film Apa yang Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kira-Kira Cara Kerjamu Mirip dengan Presiden RI ke Berapa?
Ikuti Kuisnya ➔
Checklist Mobil Bekas: 30 Pertanyaan Pemandu pas Cek Unit Mandiri, Penentu Layak Beli atau Tidak
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Mental Health Check-in, Kamu Lagi di Fase Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pilih Jenis Motor Favorit untuk Tahu Gaya Pertemanan Kamu di Jalanan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Gibran Rakabuming Raka?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 15 Soal Matematika Kelas 9 SMP dan Kunci Jawaban Aljabar-Geometri
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Lelah Mental? Cek Seberapa Tingkat Stresmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu SpongeBob, Patrick, Squidward, Mr. Krabs, atau Plankton?
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini