Nama Tiran sendiri diambil dari kata "Tikus diracun Amran". Memang, awal bisnisnya dimulai dari racun tikus hingga jadi sebuah perusahaan raksasa saat ini.
Di beberapa kesempatan, ia mengaku bisa mendapat ratusan miliar dalam setahun dari bisnis racun tersebut. Kisah penemuan ini diawali oleh serangan tikus yang melanda wilayah Sulawesi Selatan pada tahun 1992 silam.
Amran kala itu masih kuliah. Ia mengaku orang tuanya yang berprofesi sebagai tentara sekaligus petani mengeluh karena keberadaan tikus. Hasil panen pun merosot.
"Waktu itu saya berfikir bagaimana meracuni tikus dari hidungnya. Yang bisa semacam bom tikus," ujarnya.
Baca Juga:BREAKING NEWS: Andi Amran Sulaiman Dilantik Menjadi Menteri Pertanian RI
Butuh waktu bertahun-tahun untuk menyempurnakan hasil penemuannya itu dan jadi paten.
Ia mengaku racun itu diciptakan secara otodidak. Tapi tidak semudah membalikkan telapak tangan untuk memasarkannya.
Dulunya, Amran menjual hasil penemuannya hanya Rp100 ke petani. Bahkan dibagi cuma-cuma ke petani untuk uji coba.
"Dibagi gratis tapi masih banyak yang tidak percaya. Sekarang laku keras," tuturnya.
Kini, usahanya membuahkan hasil. Ia kerap memberi inspirasi hidup dan kiat sukses kepada generasi penerus.
Baca Juga:Diperiksa 10 Jam Dugaan Pemerasan Eks Mentan, Ketua KPK Firli Bahuri Akui Bertemu SYL Maret 2022
Motto hidupnya adalah bekerja keras yang dimulai sepagi mungkin. Mulai mencari rezeki di luar rumah bahkan sebelum matahari terbit.